Emas kini telah melampaui Surat Utang AS sebagai aset cadangan utama dunia.


Data terbaru menunjukkan bahwa bagian emas dari cadangan resmi global telah naik ke tingkat tertinggi dalam lebih dari tiga dekade, sementara kepemilikan asing atas surat berharga Treasury AS terus menurun dalam jangka panjang.
Yang penting adalah bahwa pergeseran ini tidak didorong semata-mata oleh harga emas yang lebih tinggi.
Selama sebagian besar 20 tahun pertama abad ini:
Bank sentral secara bertahap meningkatkan kepemilikan mereka atas Surat Utang AS.
Dolar AS tetap menjadi mata uang cadangan dan perdagangan dominan.
Emas memainkan peran yang relatif kecil dalam portofolio cadangan.
Dinamis ini sedang berubah. ECB baru-baru ini melaporkan bahwa emas sekarang mewakili sekitar 27% dari cadangan resmi global, menempatkannya di atas euro dan obligasi Treasury AS.
Perbedaan utama adalah bahwa sementara pasar sering mengklasifikasikan emas sebagai komoditas, bank sentral semakin melihatnya sebagai aset moneter.
Emas menawarkan:
Tidak ada risiko gagal bayar
Tidak ada risiko counterparty
Tidak bergantung pada negara penerbit tunggal
Karakteristik ini menjadikannya satu-satunya aset cadangan yang benar-benar netral di dunia.
Lebih lagi yang menarik adalah bahwa tren ini terus mendapatkan momentum. Negara-negara seperti China, Polandia, Turki, dan Kazakhstan memperluas kepemilikan emas mereka, sementara organisasi di luar sektor perbankan tradisional—termasuk Tether—juga meningkatkan cadangan emas fisik mereka.#ShareYourUSStocksWinNvidia #GatePartnersWithAlpacaToBridgeCryptoAndStocks
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan