Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
CFD
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
SEC Menempatkan Aset Digital di Pusat Visi 2030-nya
Pasar Web3 global sedang menuju perubahan besar, sebagian besar karena regulator utama diam-diam beralih ke integrasi yang lebih formal.
Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) telah menjadikan aset digital prioritas strategis, menyerukan klarifikasi regulasi tentang teknologi blockchain, tokenisasi, dan infrastruktur pasar kripto pada tahun 2030.
**SEC Menetapkan Beberapa Tujuan Inti untuk Aset Digital **
Penyesuaian ini dinyatakan dalam Rencana Strategis draf lembaga untuk Tahun Fiskal 2026-2030, yang dirilis pada hari Selasa.
Selain tujuan yang lebih luas seperti penciptaan modal, perlindungan investor, dan modernisasi lembaga, SEC telah mengikat seluruh tujuan pada aset digital dan teknologi buku besar terdistribusi.
Yang menonjol adalah bahwa cetak biru awal ini menempatkan aset digital hampir di samping infrastruktur pasar tradisional dan juga tepat di sebelah perlindungan dasar investor.
Peraturan baru akan disesuaikan dengan produk keuangan yang ditokenisasi dan protokol penyelesaian aset terbaru yang dibangun secara on-chain.
Akibatnya, kepatuhan akan sangat dapat diprediksi bagi peserta pasar selama empat tahun ke depan.
Selain itu, Komisi secara resmi menyatakan dukungan terbuka untuk inovasi yang sesuai dengan ketentuan dalam sektor teknologi keuangan yang lebih luas.
Sikap positif ini mencerminkan paradigma baru dalam penegakan hukum dari pendekatan reaktif ke proaktif.
Pada akhirnya, para pembangun institusional akan memiliki fondasi yang kuat untuk membangun produk Web3 yang diatur tanpa komplikasi hukum.
Bagaimana SEC Melindungi Infrastruktur Kripto
Rencana draft yang baru dirilis ini membahas layanan penting seperti penitipan aset institusional, perdagangan di bursa, dan staking terdesentralisasi.
Laporan tersebut menyatakan bahwa layanan penting ini perlu berjalan dengan aman di bawah regulasi nasional yang tepat dan jelas.
Yang terpenting, SEC berusaha menyediakan pengawasan yang sangat dibutuhkan ini tanpa persyaratan kepatuhan yang berlebihan atau bertentangan.
Selain itu, regulasi yang didefinisikan dengan baik akan berkontribusi pada kerjasama yang stabil dengan sistem perbankan tradisional di platform aset digital.
Stabilitas ini harus membantu menghilangkan masalah terkait investor ritel atau kegagalan platform mendadak selama operasi.
Ini, pada gilirannya, dapat meningkatkan tingkat kepercayaan arus utama di seluruh ekosistem Web3 ke tingkat yang baru.
Sementara itu, lembaga ini menyadari bahwa infrastruktur pasar harus secara teknis kokoh dan melindungi terhadap serangan siber yang merugikan.
Otoritas akan menuntut peningkatan tingkat keamanan pada semua kontrak pintar dan sistem dompet multi-tanda tangan.
Membangun Batas Yurisdiksi yang Jelas
Tujuan penting lainnya dalam rencana draft adalah untuk memperjelas pembagian tanggung jawab antara SEC dan Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas (CFTC), sebuah isu lama dalam regulasi aset digital di AS.
Sebagai bagian dari dorongannya untuk kerangka regulasi yang lebih bersatu, SEC menyatakan bahwa penetapan aturan yang jelas untuk aset digital “juga melibatkan klarifikasi pertanyaan yurisdiksi antara SEC dan CFTC.”
Kolaborasi multi-lembaga ini akan memungkinkan pendaftaran instrumen keuangan baru dan platform lintas batas tanpa prosedur yang rumit.
Oleh karena itu, perusahaan berbasis AS dapat meluncurkan produk Web3 baru tanpa takut akan pembaruan regulasi yang tidak terduga di kedua sisi.
Secara keseluruhan, front regulasi yang terkonsolidasi ini akan membawa kejelasan yang sangat dibutuhkan oleh investor institusional global.
Semakin jelas batas-batasnya, semakin besar gelombang modal yang akan mengalir ke sistem on-chain yang sesuai aturan.