Laporan Bank Sentral Eropa: Emas Telah Menggantikan Surat Utang AS sebagai Aset Cadangan Utama Dunia

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Berita TechFlow Deep Tide, 2 Juni, menurut Financial Times Inggris melaporkan bahwa emas telah melampaui obligasi pemerintah AS, menjadi aset cadangan terbesar di dunia. Berdasarkan laporan yang dirilis oleh Bank Sentral Eropa pada hari Selasa, hingga akhir 2025, porsi emas dalam cadangan aset cadangan bank sentral global akan mencapai 27%, lebih tinggi dari 20% setahun sebelumnya. Pada saat yang sama, porsi obligasi pemerintah AS turun dari 25% menjadi 22%. Porsi aset cadangan yang dihitung dalam euro tetap tidak berubah, yaitu 15%.

Aset cadangan adalah aset dengan likuiditas tinggi yang digunakan bank sentral untuk mendukung nilai tukar mata uang lokal, memenuhi kewajiban pembayaran internasional, dan menyediakan likuiditas saat terjadi gejolak keuangan. Perubahan komposisi ini mencerminkan bahwa banyak negara berusaha mencari pengganti dolar—mata uang cadangan global de facto—sebagai fakta. Sejak 2022, ketika AS menggunakan sanksi untuk membekukan cadangan dolar mereka akibat konflik Rusia-Ukraina, upaya negara-negara untuk mencari alternatif semakin meningkat.

Gubernur Bank Sentral Eropa Lagarde dalam laporannya pada hari Selasa menulis: "Ketegangan geopolitik terus mendorong permintaan yang kuat terhadap emas dari bank sentral."

GLDX2,23%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan