Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
CFD
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
Jika membandingkan negosiasi AS-Iran seperti sebuah "obrolan grup", maka alur cerita selama ini layaknya serial drama: membuat grup, mengeluarkan orang, @全體成員, lalu membuat grup lagi. Dan adegan terbaru ini, Iran dengan tegas keluar dari "obrolan grup".
Dilaporkan, Iran secara resmi menolak menghadiri putaran baru negosiasi yang dijadwalkan di Islamabad, Pakistan, dan perjalanan Wakil Presiden AS Vance juga dibatalkan. Iran menuduh AS melanggar kesepakatan gencatan senjata, dan menyatakan "tidak akan berpartisipasi dalam negosiasi di bawah tekanan". Satu kalimat: bukan tidak mau bicara, tapi menampilkan sikap tegas terlebih dahulu.
Secara logis, konflik geopolitik = sentimen perlindungan risiko = kenaikan harga emas. Tapi kali ini, skenario berjalan berlawanan.
Mengapa Iran keluar dari grup, emas malah tertekan?
Kuncinya terletak pada sebuah rantai transmisi yang banyak diabaikan — situasi Iran yang benar-benar memicu bukanlah harga emas, melainkan harga minyak. Sejak akhir Februari, emas terus menghadapi tekanan jual yang kuat, karena konflik Iran memicu lonjakan harga minyak, memperburuk kekhawatiran inflasi, dan memperkuat ekspektasi pasar terhadap kebijakan moneter yang lebih ketat.
Harga minyak naik → ekspektasi inflasi meningkat → pasar khawatir Federal Reserve tidak menurunkan suku bunga bahkan mungkin menaikkan → biaya peluang memegang aset "tanpa bunga" seperti emas menjadi lebih tinggi → dana malah keluar dari emas. Jadi, meskipun ketegangan di Timur Tengah sangat tinggi, emas hanya berkisar di sekitar 4.500 dolar AS per ons, mendekati posisi terendah dua bulan.
Lebih halus lagi, ada harapan kecil yang baru muncul beberapa hari lalu. Sebelumnya, muncul kabar bahwa AS dan Iran mencapai kesepakatan awal, berencana memperpanjang gencatan senjata selama 60 hari, dan memulai negosiasi terkait program nuklir, yang sempat meredakan kekhawatiran inflasi dan suku bunga, sehingga harga emas sedikit menguat. Tapi optimisme ini sudah rapuh — Trump belum menyetujui ketentuan proposal, dan Wakil Presiden Vance juga menyatakan bahwa saat ini terlalu dini untuk menilai waktu dan kemungkinan kesepakatan. Iran yang "keluar dari grup" ini sama saja mematahkan harapan optimisme tersebut.