Malam hari teringat sebuah kalimat:


“Berpikir kita satu perahu, ternyata saat angin bertiup baru sadar, papan perahu sudah diam-diam retak dari tengah.”
Untungnya, laut masih luas.
Aku ganti perahu, melanjutkan pelayaran.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan