Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
CFD
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
Bank of England mengkritik stablecoin: Gelombang panas stablecoin hanyalah sementara, dan akan segera digantikan oleh token simpanan
Bank Sentral Inggris, anggota Komite Kebijakan Moneter (MPC), Megan Greene, berpendapat bahwa tren stablecoin mungkin hanya fenomena sementara dan akan digantikan oleh "deposit tokenisasi" di masa depan—yaitu versi digital dari simpanan bank tradisional. Dia percaya bahwa dalam lima tahun, industri mungkin akan bertanya-tanya mengapa mereka masih membahas stablecoin.
Greene menunjukkan dalam sebuah konferensi di Dubrovnik, Kroasia, bahwa uang digital bank sentral (CBDC), stablecoin, dan simpanan digital memiliki posisi pasar masing-masing, tetapi begitu bank komersial menyadari bahwa "jika tidak bertindak, mereka akan kehilangan simpanan tradisional," maka deposit tokenisasi akan menjadi pemenang akhir.
Argumen Greene: Deposit Tokenisasi vs Stablecoin
Logika Greene cukup langsung: stablecoin secara esensial adalah surat utang yang diterbitkan oleh sektor swasta, biasanya bergantung pada simpanan bank sebagai jaminan—yang berarti masih merupakan struktur lapis kedua yang "dibangun di atas sistem perbankan." Sedangkan deposit tokenisasi secara langsung menempatkan simpanan bank ke blockchain, melewati lapisan tengah, secara teori lebih efisien.
Pandangan ini mencerminkan skeptisisme tradisional sistem bank sentral Eropa terhadap stablecoin. Inggris sebelumnya sering memandang stablecoin sebagai "mata uang baru," tetapi dalam hal desain regulasi, mereka lebih menyukai solusi yang melibatkan langsung sistem perbankan.
Perlu dicatat bahwa Greene tidak menolak nilai jangka pendek stablecoin—dia mengakui bahwa aset ini mendorong kompetisi di bidang pembayaran dan mendorong inovasi keuangan. Tetapi inti argumennya adalah: begitu sistem perbankan sepenuhnya mengadopsi deposit tokenisasi, keunggulan perantara stablecoin akan secara bertahap terkikis.
Pandangan Berlawanan Waller dari Federal Reserve
Dalam konferensi yang sama, Gubernur Federal Reserve, Christopher Waller, membela stablecoin dan berpendapat bahwa tidak seharusnya regulasi yang berlebihan menghambat inovasi keuangan ini.
"Saya selalu melihat stablecoin sebagai alat pembayaran; mereka tidak berniat jahat dan tidak berbahaya," kata Waller, "mereka hanya membawa kompetisi ke bidang pembayaran."
Posisi Waller sangat kontras dengan Greene. Dia berpendapat bahwa nilai utama stablecoin adalah memperkenalkan "kompetisi" ke dalam sistem perbankan—terutama untuk pembayaran lintas batas dan transfer kecil, stablecoin dapat menyediakan likuiditas dengan biaya lebih rendah. Kekhawatirannya adalah bahwa jika regulasi terlalu ketat (misalnya, mewajibkan jaminan 100% dalam bentuk tunai atau membatasi jumlah penerbitan), potensi inovasi stablecoin bisa terhambat.
Perbedaan Pandangan Antara Bank Sentral Inggris dan AS
Perbedaan antara Greene dan Waller mencerminkan filosofi regulasi yang berbeda dari dua bank sentral utama: Eropa cenderung "mengatur inovasi melalui sistem" (mengintegrasikan deposit tokenisasi ke dalam pengawasan bank), sementara AS lebih memilih "membiarkan pasar berjalan dulu" (stablecoin sebagai pesaing dalam bidang pembayaran).
Perbedaan ini berpotensi mempengaruhi arah regulasi stablecoin secara global. Jika Inggris mengadopsi pandangan Greene, kemungkinan akan mendorong RUU stablecoin poundsterling yang lebih mengutamakan dominasi bank dalam deposit tokenisasi; sementara jika AS mengikuti Waller, regulasi stablecoin mungkin akan lebih longgar, mendorong inovasi sektor swasta.
Apapun pemenang dalam debat ini, stablecoin telah membuktikan bahwa mereka bukan lagi "fenomena sementara"—mereka telah menjadi infrastruktur keuangan yang tidak bisa diabaikan oleh bank sentral, pembuat undang-undang, dan bank komersial.