Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
CFD
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
Selat Hormuz tidak lagi menakut-nakuti pasar, menunjukkan logika perdagangan minyak berubah
Dulu, selama ada sedikit gejolak di Selat Hormuz, pasar minyak seperti diinjak ekornya, harga langsung melonjak dulu. Tapi kali ini, setelah Gedung Putih menolak draft kesepakatan AS-Iran, pasar tidak terlalu memperbesar risiko geopolitik, malah beralih fokus ke tekanan suku bunga tinggi terhadap permintaan. Ini menunjukkan logika perdagangan harga minyak sedang berubah: dari “takut pasokan terputus” perlahan menjadi “takut permintaan tidak cukup”.
Ini bukan berarti risiko geopolitik tidak penting, tetapi pasar mulai menyadari bahwa risiko di sisi pasokan bisa dipicu berita, tetapi kelemahan di sisi permintaan lebih sulit dibalikkan. Suku bunga tinggi akan mempengaruhi investasi perusahaan, kegiatan pengangkutan, dan konsumsi akhir, permintaan minyak mentah seperti keran yang perlahan diputar kecil, tidak langsung putus, tapi aliran akan semakin berkurang. Para trader tentu tahu ini, jadi mereka mulai lebih serius memperhatikan data makro, bukan hanya peta Timur Tengah.
Tapi harga minyak juga tidak tanpa dukungan. Persediaan yang rendah berarti pasar tidak punya banyak bantalan, begitu pasokan mengalami kejadian tak terduga lagi, harga akan cepat rebound. Artinya, dalam jangka pendek, harga minyak lebih seperti bergelombang antara “tekanan makro” dan “dukung stok”. Bisa dipahami sebagai: pasar sekarang bukan bertaruh apakah harga minyak akan runtuh, tetapi bertaruh apakah duluan turun karena permintaan atau duluan naik karena stok.