Ripple (XRP) dan Stellar (XLM) adalah Duopoli Dominan Berikutnya dalam Layanan Keuangan. Inilah alasannya

@media hanya layar dan (lebar-minimum: 0px) dan (tinggi-minimum: 0px) { div[id^="wrapper-sevio-6a57f7be-8f6e-4deb-ae2c-5477f86653a5"]{lebar:320px;tinggi:100px;} } @media hanya layar dan (lebar-minimum: 728px) dan (tinggi-minimum: 0px) { div[id^="wrapper-sevio-6a57f7be-8f6e-4deb-ae2c-5477f86653a5"]{lebar:728px;tinggi:90px;} }

Seiring adopsi blockchain dalam sektor keuangan terus berkembang, diskusi tentang jaringan mana yang bisa menjadi fondasi infrastruktur pembayaran di masa depan semakin menguat.

Peneliti kripto SMQKE baru-baru ini menarik perhatian pada Ripple dan Stellar, berpendapat bahwa kedua proyek semakin diposisikan untuk mendominasi layanan keuangan berbasis blockchain, terutama dalam pembayaran lintas batas dan perbankan koresponden.

Dalam tulisannya, SMQKE membandingkan potensi jangka panjang Ripple dan Stellar dengan peran dominan yang dipegang Visa dan Mastercard dalam industri pembayaran tradisional.

Peneliti tersebut menyajikan kedua jaringan blockchain sebagai sistem yang berfokus pada infrastruktur yang secara aktif mengejar integrasi institusional daripada hanya bergantung pada aktivitas cryptocurrency spekulatif.

Perbandingan ini berpusat pada gagasan bahwa Ripple dan Stellar sudah menempati posisi unik di industri blockchain karena fokus mereka pada penyelesaian internasional, konektivitas perbankan, dan interoperabilitas keuangan.

Menurut SMQKE, posisi ini dapat memungkinkan kedua jaringan muncul sebagai duopoli terkuat dalam layanan keuangan digital jika adopsi institusional terus berkembang.

Sorotan Riset Akademik tentang Fokus Keuangan Ripple dan Stellar

Untuk mendukung argumen tersebut, SMQKE membagikan kutipan dari publikasi riset yang meneliti peran teknologi blockchain dalam sistem pembayaran dan infrastruktur remitansi. Materi yang dirujuk sangat menyoroti Ripple dan Stellar sebagai dua dari proyek blockchain paling menonjol yang menargetkan layanan keuangan lintas batas.

Salah satu bagian menjelaskan bahwa kedua jaringan mengejar tujuan serupa melalui pendekatan operasional yang berbeda. Publikasi menyatakan bahwa Ripple terutama berfokus pada kemitraan dengan bank dan lembaga keuangan di seluruh dunia untuk mengurangi ketergantungan pada perantara dalam transfer internasional. Dengan menggunakan infrastruktur blockchain, Ripple bertujuan agar penyelesaian transaksi lebih cepat dan efisien.

Riset yang sama juga mencatat jangkauan institusional Ripple, menyebutkan bahwa perusahaan tersebut telah menjalin hubungan dengan lebih dari 100 bank secara global saat publikasi dibuat. Sebaliknya, Stellar digambarkan lebih fokus pada wilayah yang kurang terlayani dan kurang bank dengan menciptakan akses ke sistem keuangan global yang lebih murah.

Bagian lain menyoroti bagaimana kedua ekosistem menggunakan aset digital asli mereka selama transfer internasional. Menurut riset tersebut, transaksi dapat bergerak melalui XRP atau XLM sebagai aset jembatan sebelum dikonversi ke mata uang lokal dalam hitungan detik.

Makalah tersebut menyarankan bahwa mekanisme ini memungkinkan kedua jaringan meningkatkan efisiensi transaksi sekaligus mengurangi gesekan penyelesaian dalam pembayaran lintas batas.

Perhatian yang Semakin Besar terhadap Solusi Perbankan Koresponden

SMQKE juga menekankan bagian riset lain yang membahas infrastruktur perbankan koresponden, sebuah area yang sering dipandang sebagai salah satu peluang terbesar untuk integrasi blockchain dalam keuangan global.

Publikasi menyatakan bahwa Ripple dan Stellar termasuk aplikasi blockchain yang paling sering dikutip dalam literatur akademik yang berfokus pada remitansi dan sistem pembayaran. Makalah tersebut lebih jauh menyebutkan bahwa kedua proyek menonjol, secara langsung mengembangkan solusi teknologi buku besar terdistribusi untuk jaringan perbankan koresponden.

Menurut para peneliti, Ripple sudah membangun rekam jejak yang signifikan melalui kemitraan dengan bank dan operator pengiriman uang, sementara inisiatif perbankan koresponden Stellar masih berkembang. Makalah menambahkan bahwa Ripple menjadi subjek utama studi karena ketersediaan data kemitraan institusional dan materi empiris terkait operasi perusahaan.

Pengamatan ini membentuk bagian utama dari argumen SMQKE bahwa Ripple dan Stellar membedakan diri dari banyak proyek blockchain lain dengan fokus pada infrastruktur keuangan dunia nyata.

Arah Institusional Ripple dan Stellar

Alih-alih memposisikan diri sebagai pesaing aplikasi pembayaran ritel atau platform crypto spekulatif, Ripple dan Stellar mengarahkan perhatian mereka ke keuangan institusional, remitansi, dan efisiensi perbankan. SMQKE menggunakan referensi akademik untuk memperkuat pandangan bahwa kedua proyek berusaha menegaskan diri sebagai lapisan penyelesaian inti untuk transfer nilai internasional.

Disclaimer*: Konten ini dimaksudkan untuk memberi informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan. Pandangan yang diungkapkan dalam artikel ini mungkin termasuk opini pribadi penulis dan tidak mewakili pendapat Times Tabloid. Pembaca disarankan melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. Tindakan apa pun yang diambil oleh pembaca sepenuhnya atas risiko mereka sendiri. Times Tabloid tidak bertanggung jawab atas kerugian keuangan apa pun.*

XRP0,45%
XLM16,74%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan