Belakangan ini melihat voting tata kelola agak menyedihkan… Mulut bilang desentralisasi, tapi banyak orang yang mempercayakan suara mereka kepada “yang terlihat paling paham”, akhirnya jadi seperti konglomerat yang berkumpul, aku yang tipe lambat panas ini mau serius membaca proposal pun seperti belajar lagi. Jelasnya, token tata kelola sebenarnya mengatur siapa? Kadang lebih seperti memberi para pemain besar sebuah “kerangka suara yang sah”, para kecil hanya memberi tanda suka di samping.



Royalti NFT yang rame itu makin jelas: pencipta ingin pendapatan berkelanjutan, pasar sekunder ingin likuiditas yang lebih lancar, akhirnya saat voting dibuka, siapa yang suaranya lebih banyak, narasinya jadi lebih “masuk akal”. Aku malah lebih peduli bagaimana komunitas menceritakan kisah ini: apakah menganggap karya sebagai hubungan jangka panjang, atau sebagai tiket kecil yang cepat masuk dan keluar… Pokoknya aku nggak mau terburu-buru, mau cek seri lama dulu, lihat apakah masih ada yang serius bekerja. Soal apakah mempercayakan ini semua adalah kompromi yang perlu, aku juga belum paham, kalian gimana menurut kalian.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan