Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
CFD
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
#USLaunchesNewStrikesOnIranOilRebounds
AS Meluncurkan Serangan Baru ke Iran, Pasar Minyak Bereaksi Tajam
Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah Amerika Serikat meluncurkan serangan militer baru ke target di Iran selatan pada 27 Mei.
Menurut pejabat AS, serangan tersebut menargetkan fasilitas militer dan stasiun kendali drone yang diduga mengancam kekuatan Amerika dan jalur pengiriman komersial di dekat Selat Hormuz.
Perkembangan ini langsung mengguncang pasar energi global, menyebabkan harga minyak melonjak tajam setelah sebelumnya mengalami penurunan.
Selat Hormuz tetap menjadi salah satu jalur transit minyak paling penting di dunia, mengangkut sebagian besar ekspor minyak mentah global setiap hari.
Setiap eskalasi militer di wilayah ini dengan cepat mempengaruhi kepercayaan investor, perdagangan global, dan harga energi. Laporan menunjukkan bahwa pasukan AS juga mencegat beberapa drone Iran di dekat jalur maritim strategis sebelum melakukan serangan presisi pada fasilitas kendali drone di dekat Bandar Abbas.
Pejabat Amerika menggambarkan operasi tersebut sebagai “pertahanan” dan mengklaim bahwa itu diperlukan untuk melindungi stabilitas regional dan mengamankan jalur pengiriman komersial.
Setelah berita ini, harga minyak mentah naik hampir 2% karena para trader bereaksi terhadap kekhawatiran gangguan pasokan dan kemungkinan konflik yang lebih luas antara Washington dan Teheran. Minyak Brent naik di atas $96 per barel, sementara minyak West Texas Intermediate AS melewati angka $90. Analis percaya bahwa meskipun negosiasi diplomatik antara AS dan Iran masih berlangsung, serangan terbaru ini meningkatkan ketidakpastian di pasar global dan menimbulkan kekhawatiran tentang pasokan minyak di masa depan.
Situasi ini juga mempengaruhi pasar keuangan yang lebih luas. Investor secara ketat mengamati apakah Iran akan membalas atau kedua belah pihak akan kembali ke negosiasi untuk mencegah konflik regional besar lainnya. Harga emas, dolar AS, dan saham energi semuanya bereaksi terhadap meningkatnya ketegangan geopolitik. Para ahli pasar memperingatkan bahwa jika ketidakstabilan di sekitar Selat Hormuz berlanjut, tekanan inflasi global bisa meningkat lagi karena biaya bahan bakar dan transportasi yang lebih tinggi.
Banyak pengamat internasional kini mempertanyakan apakah gencatan senjata yang rapuh dan pembicaraan diplomatik dapat bertahan setelah eskalasi terbaru ini. Sementara pejabat AS bersikeras bahwa serangan tersebut terbatas dan bersifat defensif, Iran telah mengutuk operasi sebelumnya sebagai pelanggaran upaya perdamaian. Hari-hari mendatang kemungkinan akan menentukan apakah ketegangan akan mereda atau berputar menjadi konfrontasi yang lebih besar yang dapat mempengaruhi tidak hanya Timur Tengah tetapi seluruh ekonomi global.
Di pusat krisis ini tetap minyak, geopolitik, dan perjuangan untuk kendali strategis di salah satu wilayah paling sensitif di dunia.