Belakangan ini menemukan banyak investor pemula terlalu rumit memikirkan tentang hari pembayaran dividen. Sebenarnya hanya ada dua pertanyaan inti: Apakah harga saham pasti akan turun pada hari pembayaran dividen? Lalu kapan waktu yang tepat untuk masuk pasar?



Pertama, mari kita langsung ke kesimpulan, bahwa penurunan harga saham pada hari pembayaran dividen bukanlah hal yang pasti. Ini adalah kesalahan persepsi banyak orang. Memang benar pada hari ex-dividen, perusahaan membagikan uang tunai kepada pemegang saham, secara teori nilai per saham akan berkurang, sehingga harga saham harus menyesuaikan. Tapi kenyataannya tidak selalu sesederhana itu.

Contohnya Coca-Cola, perusahaan ini memiliki sejarah panjang dalam membayar dividen secara stabil setiap kuartal. Kamu akan melihat bahwa pada sebagian besar hari ex-dividen, harga saham sedikit turun, tetapi ada juga saat-saat di mana malah naik. Pada dua hari pembayaran dividen tahun 2023, saham Coca-Cola justru sedikit menguat. Apple bahkan lebih ekstrem, karena saham teknologi yang sedang digandrungi belakangan ini, Apple sering mengalami kenaikan cukup besar di sekitar hari pembayaran dividen. Seperti Walmart, Pepsi, Johnson & Johnson, yang merupakan perusahaan-perusahaan raksasa di industrinya, kenaikan harga saham saat hari dividen juga cukup umum.

Mengapa bisa begitu? Karena harga saham tidak hanya dipengaruhi oleh pembayaran dividen saja. Sentimen pasar, kinerja perusahaan, kondisi ekonomi secara keseluruhan, semua faktor ini bekerja bersama. Kadang-kadang, pembayaran dividen malah dianggap pasar sebagai sinyal bahwa arus kas perusahaan sehat dan kinerja stabil, sehingga investor menjadi lebih optimistis.

Lalu, kapan waktu yang paling menguntungkan untuk masuk pasar? Ini tergantung dari tiga sudut pandang.

Pertama, lihat performa harga saham sebelum hari dividen. Jika harga saham sudah naik ke level tinggi, banyak investor memilih untuk mengambil keuntungan lebih awal, terutama yang ingin menghindari pajak. Pada saat ini, masuk pasar mungkin tidak terlalu bijaksana, karena harga saham sudah mencerminkan ekspektasi, dan setelah dividen, bisa saja terjadi tekanan jual.

Kedua, lihat tren historisnya. Jika ditinjau dari masa lalu, setelah hari dividen, saham cenderung lebih mudah turun. Ini tidak menguntungkan untuk trader jangka pendek, karena risiko kerugian lebih tinggi jika membeli saat harga sedang turun. Tapi jika harga saham turun ke level support teknikal dan mulai stabil, itu justru bisa menjadi titik masuk yang baik.

Yang paling penting adalah fundamental perusahaan. Jika perusahaan tersebut memiliki fundamental yang solid dan posisi di industrinya kokoh, hari dividen sebenarnya hanyalah bagian dari penyesuaian harga, bukan penurunan nilai. Bahkan, ini bisa memberi peluang bagi investor jangka panjang untuk menambah aset berkualitas dengan harga yang lebih murah. Warren Buffett sangat menyukai saham seperti ini, lebih dari 50% asetnya dialokasikan ke saham dengan dividen tinggi, karena prinsip ini.

Tapi jangan lupa, ada biaya tersembunyi juga. Jika menggunakan akun biasa yang dikenai pajak, membeli sebelum hari dividen dan harga turun hari itu, kamu akan mengalami kerugian unrealized capital loss dan juga harus membayar pajak atas dividen yang diterima. Pajak ini tidak kecil. Selain itu, ada biaya transaksi dan pajak perdagangan. Di pasar saham Taiwan misalnya, biaya transaksi sekitar 0.1425% dari harga saham dikalikan diskon, dan saat menjual harus membayar pajak transaksi sebesar 0.3% (ETF 0.1%).

Jadi, saat berinvestasi di saham dividen, kuncinya adalah memahami apakah harga saham akan "mengisi kembali" (fill the gap) atau "menempel" (stick) di bawah harga. Mengisi kembali berarti setelah dividen, harga perlahan pulih, menunjukkan bahwa investor tetap optimistis terhadap prospek perusahaan. Menempel berarti harga tetap rendah, biasanya menandakan keraguan investor terhadap masa depan. Untuk investor jangka panjang, membeli perusahaan dengan fundamental baik, masuk sekitar hari dividen, dan memegangnya dalam jangka panjang biasanya adalah strategi paling menguntungkan. Karena nilai intrinsik perusahaan tidak berubah, malah karena penurunan harga, saham menjadi lebih murah.
AAPL-1,49%
WMT0,46%
PEP0,59%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan