Belakangan ini saya terus memikirkan topik prediksi dolar AS, karena tren dolar AS tahun 2025 memang layak dianalisis secara mendalam. Saya perhatikan bahwa indeks dolar mengalami periode penurunan yang jelas, saat itu menembus garis rata-rata pergerakan 200 hari, yang biasanya dianggap sebagai sinyal bearish.



Logika inti dari nilai tukar dolar sebenarnya sangat sederhana, yaitu rasio pertukaran nilai suatu mata uang terhadap dolar AS. Misalnya euro terhadap dolar, jika EUR/USD naik dari 1.04 menjadi 1.09, menunjukkan euro menguat dan dolar melemah. Indeks dolar sendiri terdiri dari indeks yang dihitung berdasarkan nilai tukar enam mata uang utama terhadap dolar AS, yaitu euro, yen, poundsterling, dolar Kanada, krona Swedia, dan franc Swiss.

Saya rasa banyak orang mengabaikan satu poin penting, yaitu siklus fluktuasi historis dolar. Sejak runtuhnya sistem Bretton Woods pada tahun 1971, indeks dolar telah mengalami delapan fase yang jelas. Dari ketidakberlakuan standar emas di era Nixon, hingga era 1980-an di mana Paul Volcker mengendalikan inflasi dengan suku bunga tinggi, lalu masa pertumbuhan ekonomi yang dipimpin Clinton di era internet, setiap fase mencerminkan kondisi ekonomi yang berbeda. Terutama setelah krisis keuangan 2008, dolar sempat jatuh ke sekitar 60, lalu perlahan pulih kembali.

Mengenai prediksi dolar, saya berpendapat kunci utamanya tetap pada arah kebijakan Federal Reserve. Jika The Fed terus menurunkan suku bunga, hasil obligasi AS akan turun, yang akan melemahkan daya tarik dolar. Data ketenagakerjaan AS awal 2025 yang tidak sesuai ekspektasi juga memperkuat pasar dalam memperkirakan kemungkinan penurunan suku bunga berulang.

Dari tren mata uang terhadap dolar, euro sempat naik ke 1.0835, menunjukkan tren kenaikan yang berkelanjutan. Jika kebijakan ECB membaik dan ekspektasi ekonomi meningkat, sementara The Fed menurunkan suku bunga, euro berpotensi terus menguat. Poundsterling juga memiliki logika serupa, diperkirakan berfluktuasi antara 1.25 hingga 1.35 dan cenderung naik.

Untuk USD terhadap RMB, dipengaruhi oleh kebijakan ekonomi China dan AS secara bersamaan. Jika The Fed menaikkan suku bunga sementara ekonomi China melambat, RMB mungkin menghadapi tekanan. Sedangkan USD/JPY, karena kenaikan upah di Jepang dan potensi tekanan inflasi, Bank of Japan mungkin akan menyesuaikan suku bunga, sehingga diperkirakan USD/JPY akan menunjukkan tren penurunan. Data AUD cukup bagus, Reserve Bank of Australia tetap berhati-hati, menunjukkan kemungkinan kecil penurunan suku bunga, yang memberi dukungan pada AUD.

Apakah saat ini waktu yang tepat untuk membeli dolar? Menurut saya, perlu dipertimbangkan secara bertahap. Dalam jangka pendek, ada peluang volatilitas struktural, konflik geopolitik atau data ekonomi AS yang melebihi ekspektasi bisa mendorong dolar naik. Tapi dalam jangka menengah hingga panjang, seiring siklus penurunan suku bunga Federal Reserve yang semakin dalam, dolar kemungkinan akan melemah secara moderat, dan arus modal mungkin beralih ke pasar berkembang yang pertumbuhannya tinggi atau kawasan euro.

Saya menyarankan investor agresif bisa melakukan trading swing di indeks dolar antara 95 hingga 100, memanfaatkan indikator teknikal untuk menangkap sinyal pembalikan. Investor konservatif sebaiknya menunggu dan mengamati, menunggu jalur kebijakan The Fed menjadi lebih jelas. Dalam jangka menengah hingga panjang, secara bertahap mengurangi posisi long dolar dan mengalokasikan ke mata uang non-AS yang valuasinya masuk akal atau aset komoditas mungkin lebih menarik. Prediksi dolar AS tahun 2026 akan semakin bergantung pada data dan sensitivitas terhadap peristiwa, menjaga fleksibilitas dan disiplin sangat penting untuk memanfaatkan volatilitas nilai tukar.
USIDX0,09%
EURUSD20-0,09%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan