Saya baru menyadari bahwa banyak teman masih kurang paham tentang hedge dan pentingnya dalam investasi. Sebenarnya ini adalah sebuah keterampilan yang sangat berguna yang harus dipelajari oleh siapa saja, terutama saat pasar menunjukkan tanda-tanda volatilitas.



Hedge itu apa? Singkatnya, ini adalah melindungi portofolio dari risiko tak terduga dengan membuka posisi yang berlawanan arah. Misalnya, kamu memegang saham tetapi khawatir pasar akan turun, maka kamu bisa melakukan short selling untuk mengimbangi. Jika risiko benar-benar terjadi, keuntungan dari posisi short akan membantu menutupi kerugian dari posisi long.

Alat yang biasa digunakan untuk hedge biasanya adalah kontrak berjangka, opsi, atau CFD. Mereka memungkinkan kamu untuk bertransaksi seolah-olah memiliki aset tersebut tanpa benar-benar memilikinya. Inti dari hedge apa? Itu adalah menggabungkan aset yang memiliki korelasi berlawanan untuk menutupi risiko satu sama lain.

Saya melihat banyak orang salah paham bahwa hedging adalah untuk mencari keuntungan. Tidak begitu. Tujuan utamanya adalah meminimalkan kerugian saat terjadi kejadian pasar. Ini seperti asuransi — kamu membayar biaya untuk dilindungi, bukan untuk mendapatkan keuntungan.

Ada beberapa cara untuk melakukan hedge secara efektif. Pertama, kamu bisa melakukan short CFD indeks atau saham saat memperkirakan pasar akan turun. Kedua, berinvestasi dalam aset safe haven seperti emas, USD, franc Swiss. Mata uang ini biasanya menguat saat terjadi krisis. Ketiga, membangun portofolio yang beragam dengan berbagai jenis aset yang tidak berkorelasi, misalnya saham dikombinasikan dengan mata uang asing dan obligasi.

Selain itu, kamu juga bisa memegang uang tunai agar siap saat peluang muncul. Beberapa orang suka membeli ETF invers — dana yang dirancang untuk naik saat pasar turun. Atau membeli kontrak berjangka VIX, karena indeks volatilitas ini selalu meningkat saat risiko muncul.

Saya ambil contoh nyata. Pada tahun 2021, saat inflasi mulai meningkat, mereka yang memegang Tesla bisa melakukan short NASDAQ sebagai langkah perlindungan. Jika kamu long 1000 USD Tesla dan short 10 USD NASDAQ dengan leverage 1:200, saat pasar turun tajam, keuntungan dari posisi short akan membantu kamu tidak mengalami kerugian terlalu besar.

Namun, hedge juga memiliki kekurangan. Ini memerlukan biaya, modal besar, dan jika risiko tidak terjadi, kamu akan mengalami kerugian dari posisi perlindungan. Menentukan aset mana yang memiliki korelasi berlawanan juga tidak mudah karena korelasi ini berubah seiring waktu.

CFD adalah alat yang paling umum saya lihat saat ini. Ini membutuhkan modal awal yang rendah, bisa digunakan untuk bertransaksi berbagai jenis aset, dan lebih fleksibel daripada kontrak berjangka. Dengan CFD, kamu hanya perlu beberapa puluh USD untuk membuka posisi besar berkat leverage.

Hedge apa jika bukan seni menyeimbangkan risiko? Ini tidak menjamin keuntungan tetapi membantu kamu tidur nyenyak saat pasar menunjukkan tanda-tanda ketidakpastian. Untuk mahir, kamu perlu berlatih berkali-kali dengan akun demo sebelum menggunakan uang nyata. Memahami setiap strategi, tahu kapan harus digunakan, dan bersabar belajar dari percobaan akan membantu kamu menjadi investor yang lebih cerdas.
TSLA1,19%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan