Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
CFD
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
CFD
Derivatif CFD Saham AS
Saham AS
Akses saham AS dan ETF yang nyata
Saham HK
Perdagangkan saham berkualitas yang terdaftar di Hong Kong
Saham Futures
Leverage tinggi, perdagangan 24/7
Tokenized Stocks
Didukung oleh aset saham nyata
IPO Access
Buka akses penuh ke IPO saham global
GUSD
Mint GUSD untuk Imbal Hasil Treasury RWA
Aktivitas Saham
Perdagangkan Saham Populer dan Dapatkan Airdrop yang Melimpah
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
IPO Access
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
Belakangan ini saya memperhatikan tren nilai tukar yen cukup menarik. Setelah dolar AS melemah selama tujuh hari berturut-turut terhadap yen dan menembus level 159, logika di baliknya sebenarnya cukup kompleks.
Pertama, dari segi fundamental. Perdana Menteri Jepang, Yoshihide Suga, baru-baru ini menyatakan akan menambah anggaran untuk menghadapi kenaikan harga komoditas akibat konflik di Timur Tengah, yang langsung menyentuh titik lemah pasar. Imbal hasil obligasi Jepang jangka 30 tahun langsung naik ke 4,2% dan mencatat rekor tertinggi, membuat investor mulai khawatir tentang kondisi keuangan Jepang yang akan semakin memburuk. Sementara itu, ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve juga meningkat, pasar sudah memperhitungkan kenaikan suku bunga sebelum Maret 2027, yang semakin mendukung dolar AS. Di bawah tekanan ganda ini, tren depresiasi yen tampaknya akan berlanjut.
Yang menarik, otoritas Jepang tidak tinggal diam. Pada akhir April dan awal Mei, Jepang telah melakukan intervensi di pasar valuta asing, secara paksa mengembalikan dolar AS terhadap yen dari di atas 160 ke sekitar 155. Menteri Keuangan, Taro Aso, secara tegas menyatakan di pertemuan G7 bahwa Jepang siap menghadapi fluktuasi berlebihan di pasar valuta asing kapan saja, dan menekankan bahwa saat melakukan intervensi, mereka akan berhati-hati agar tidak mendorong imbal hasil obligasi AS naik lebih jauh.
Namun, dari sudut pandang analis, hanya mengandalkan intervensi mungkin tidak cukup. Lee Hardman dari Mitsubishi UFJ Morgan Stanley mengatakan, penjualan besar-besaran di pasar obligasi global, kenaikan imbal hasil obligasi AS, dan penerbitan obligasi baru oleh pemerintah Jepang—semua faktor ini secara bersamaan memperburuk kelemahan obligasi Jepang dan tekanan penurunan yen. Elias Haddad dari Brown Brothers Harriman bahkan menyatakan bahwa Jepang secara diam-diam mendekati zona bahaya di pasar obligasi global. Tapi dia juga menambahkan, selama ancaman intervensi resmi masih ada, dolar AS terhadap yen dalam jangka pendek kemungkinan akan tetap ditekan di bawah 160.
Pertanyaan utama adalah, apakah intervensi saja benar-benar bisa membalikkan keadaan? Pandangan dari Commerzbank Jerman cukup jelas: intervensi sendiri tidak akan menyelamatkan yen, harus didukung oleh kenaikan suku bunga dari bank sentral. Hal ini juga dipahami pasar, karena pasar swap overnight menunjukkan bahwa peluang Bank of Japan untuk menaikkan suku bunga pada Juni sekitar 77%.
Jadi, situasi saat ini adalah: nilai tukar yen berfluktuasi antara 159 dan 160 di bawah pengaruh gabungan dari intervensi kebijakan dan ekspektasi kenaikan suku bunga. Untuk benar-benar menstabilkan nilai tukar, tergantung apakah bank sentral akan benar-benar bertindak pada Juni nanti. Pertemuan Bank of Japan bulan ini bisa menjadi titik balik penting bagi nilai tukar.