Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
CFD
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
Pasar saham turun seperti ini, banyak orang mungkin sedang mencari saham yang murah, tetapi masalahnya mereka tidak tahu apakah harga saat ini benar-benar murah atau tidak. Apakah saat ini waktu yang tepat untuk membeli? Jika membeli, apakah akan mendapatkan keuntungan? Dan harus menunggu berapa tahun untuk balik modal?
Pertanyaan seperti ini apakah ada jawabannya? Ada, tetapi harus menggunakan alat yang tepat. Kebanyakan investor yang memikirkan nilai intrinsik saham akan berbicara tentang rasio PE hampir setiap saat, karena itu adalah indikator yang membantu mengukur apakah saham murah atau mahal.
Lalu apa sebenarnya rasio p/e? Mudah saja, rasio PE atau Price per Earning ratio adalah membagi harga saham dengan laba per saham. Ini memberi tahu Anda berapa tahun Anda harus menunggu untuk kembali modal jika membeli saham dengan harga ini, dengan asumsi perusahaan menghasilkan laba yang sama setiap tahun.
Perhitungannya sangat sederhana: PE = harga saham dibagi EPS (laba per saham). Yang pertama adalah harga yang Anda bayar; semakin murah harga beli, PE akan lebih rendah dan pengembalian modal lebih cepat. Yang kedua adalah EPS, yaitu laba bersih yang diperoleh perusahaan dalam tahun tersebut rata-rata per saham. Jika perusahaan memiliki EPS tinggi, meskipun harga saham tinggi, PE bisa tetap rendah karena pembaginya besar.
Contohnya, membeli saham seharga 5 baht dengan EPS 0,5 baht, maka PE = 10. Itu berarti setiap tahun perusahaan memberikan pengembalian 0,5 baht, dan dalam 10 tahun Anda akan mendapatkan kembali 5 baht, yaitu modal kembali. Setelah tahun ke-11, itu adalah keuntungan bersih. Semakin rendah PE, semakin cepat pengembalian modal dan semakin cepat mendapatkan keuntungan.
Namun, rasio p/e adalah alat yang memiliki dua versi, yaitu Forward PE dan Trailing PE. Forward PE menggunakan harga saat ini dibagi laba yang diperkirakan di masa depan, seperti bertanya apakah harga saat ini akan murah jika perusahaan tumbuh sesuai perkiraan. Tetapi masalahnya, beberapa perusahaan mungkin memperkirakan laba lebih rendah agar PE terlihat lebih tinggi, atau analis salah memperkirakan.
Sedangkan Trailing PE menggunakan data nyata dari tahun lalu, yaitu harga saat ini dibagi EPS 12 bulan yang lalu. Metode ini lebih populer karena menggunakan data nyata dan perhitungannya cepat. Banyak investor menyukai ini karena tidak perlu percaya pada perkiraan orang lain, tetapi kekurangannya adalah kinerja masa lalu tidak menjamin masa depan.
Mengenai keterbatasan rasio PE, di sinilah investor harus berhati-hati. EPS saham tidak tetap, selalu berubah. Misalnya, membeli saham seharga 5 baht dengan EPS 0,5 baht dan PE 10, mengharapkan balik modal dalam 10 tahun. Tetapi selama waktu itu, perusahaan memperluas pasar dan produksi, EPS naik menjadi 1 baht, sehingga PE turun menjadi 5, dan waktu balik modal menjadi 5 tahun. Sebaliknya, jika terjadi kejadian negatif, perusahaan terhalang, terkena gugatan, EPS turun menjadi 0,25 baht, PE naik menjadi 20, dan waktu balik modal menjadi 20 tahun.
Oleh karena itu, rasio PE adalah alat yang berguna, tetapi bukan satu-satunya penentu. Rasio ini membantu membandingkan apakah saham murah atau mahal dengan standar yang sama. Setelah memilih saham berdasarkan PE, sebaiknya juga mempelajari faktor lain, seperti tren laba, kondisi perusahaan, dan pasar tempat perusahaan beroperasi. Jika dilakukan, ini akan membantu mengurangi kesalahan dalam berinvestasi.