Belakangan ini banyak teman yang berinvestasi di pasar saham AS bertanya tentang futures saham AS, jujur saja, awalnya memang agak rumit, tapi setelah memahami prinsipnya sebenarnya tidak begitu misterius.



Pertama, mari bahas konsep dasar. Futures saham AS pada dasarnya adalah sebuah kontrak, di mana kamu dan lawan bicara sepakat untuk membeli atau menjual sekelompok saham pada waktu tertentu di masa depan dengan harga tertentu. Sebagai contoh sederhana, misalnya indeks Nasdaq 100 saat ini adalah 12800 poin, kamu membeli futures Nasdaq 100 mini (kode MNQ), sebenarnya itu mengunci harga tersebut. Jika kemudian indeks naik ke 13000 poin, kamu akan mendapatkan keuntungan. Sebaliknya, jika turun, kamu akan rugi.

Di sini banyak orang bertanya, lalu apa sebenarnya aset yang mendasari futures saham AS? Sebenarnya itu adalah rumus perhitungan: angka indeks dikalikan dengan faktor pengali. Misalnya kamu membeli MNQ di 12800 poin, dengan faktor pengali 2 dolar, maka nilai nominalnya adalah 25.600 dolar. Dengan begitu, meskipun kamu tidak benar-benar membeli 500 saham, kamu tetap bisa ikut merasakan kenaikan dan penurunan pasar secara keseluruhan.

Berbicara tentang aspek perdagangan, futures saham AS yang paling aktif ada empat jenis utama. S&P 500 (kode ES/MES), Nasdaq 100 (NQ/MNQ), Russell 2000 (RTY/M2K), dan Dow Jones Industrial Average (YM/MYM). Semua ini diperdagangkan di Bursa Berjangka Chicago (CME). Setiap indeks memiliki dua versi, kontrak mini dan mikro, di mana margin mikro adalah sepersepuluh dari kontrak mini, lebih ramah untuk trader ritel kecil.

Mengenai metode penyelesaian, futures saham AS menggunakan penyelesaian tunai, bukan pengiriman fisik. Kenapa? Bayangkan kalau harus benar-benar mengirim 500 saham S&P 500, biaya operasinya pasti sangat tinggi. Jadi, saat jatuh tempo, cukup selesaikan berdasarkan perubahan harga secara tunai.

Soal margin, ini sangat penting. Sebelum trading futures saham AS, kamu harus menyetor margin awal, yang bukan biaya transaksi, melainkan sebagai jaminan trading. Misalnya, futures S&P 500 (ES) membutuhkan margin awal sebesar 12.320 dolar. Jika kerugian trading menyebabkan saldo akun turun di bawah margin pemeliharaan, broker akan melakukan margin call dan menutup posisi kamu. Jadi, manajemen risiko sangat krusial.

Berapa besar leverage futures saham AS? Sebagai contoh, untuk S&P 500 di level 4000 poin, dengan margin awal 12.320 dolar, leverage-nya sekitar 16 kali. Artinya, jika indeks naik turun 1%, potensi keuntungan atau kerugian bisa mencapai 16%. Inilah mengapa orang mengatakan futures adalah pedang bermata dua.

Dari segi penggunaan, futures saham AS utamanya digunakan untuk tiga tujuan. Pertama, lindung nilai (hedging), saat pasar turun, melakukan short futures bisa mengimbangi kerugian portofolio saham fisik. Kedua, spekulasi, memprediksi arah kenaikan atau penurunan indeks lalu bertaruh. Ketiga, mengunci harga, jika kamu memperkirakan akan ada dana masuk di masa depan, bisa menggunakan futures untuk mengunci titik masuk hari ini.

Perhitungan keuntungan sangat sederhana. Misalnya kamu membeli ES di 4000 poin dan menjual di 4050 poin, mendapatkan keuntungan 50 poin. Faktor pengali ES adalah 50 dolar, jadi keuntunganmu adalah 50 x 50 = 2.500 dolar.

Ada beberapa detail praktis lainnya. Futures saham AS adalah kontrak kuartalan, jatuh tempo pada hari Jumat ketiga bulan Maret, Juni, September, dan Desember. Jam perdagangan dari Minggu pukul 6 sore sampai Jumat pukul 5 sore, hampir 24 jam aktif. Jika kontrak mendekati jatuh tempo dan kamu ingin mempertahankan posisi, harus melakukan rollover, menutup kontrak lama dan membuka kontrak baru.

Terakhir, apa yang mempengaruhi harga futures saham AS? Karena mewakili sekelompok saham, semua faktor yang mempengaruhi saham juga berpengaruh, termasuk laba perusahaan, pertumbuhan ekonomi, kebijakan bank sentral, geopolitik, dan lain-lain. Jadi, trading futures saham AS sebenarnya adalah bertaruh pada tren keseluruhan pasar saham AS.

Kalau kamu merasa margin futures terlalu tinggi atau ukuran kontraknya terlalu besar, ada alternatif lain yaitu kontrak selisih harga (CFD). CFD menawarkan leverage lebih tinggi, modal minimal lebih rendah, dan tidak ada tanggal jatuh tempo, tidak perlu rollover. Tapi, risiko juga lebih besar. Pilihan mana yang sesuai tergantung kondisi dan toleransi risiko masing-masing.

Secara keseluruhan, futures saham AS adalah alat yang kuat, tapi juga membawa risiko tinggi. Melakukan stop loss, mengontrol posisi, dan memahami kekuatan leverage adalah poin utama dalam trading futures saham AS.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar