Belakangan ini banyak orang bertanya kepada saya apakah investasi valas benar-benar bisa menghasilkan uang, jadi saya akan merangkum pengalaman saya selama ini.



Sejujurnya, peluang investasi valas memang ada, volume perdagangan mata uang asing setiap hari di seluruh dunia melebihi 6 triliun dolar AS, pasar ini memiliki likuiditas yang bahkan tidak bisa disaingi oleh pasar saham dan futures. Tapi masalahnya, sekitar 70-80% trader ritel yang masuk ke pasar ini mengalami kerugian, jadi kuncinya bukan pada apakah ada peluang, melainkan apakah kamu tahu cara bermainnya.

Saya menemukan banyak pemula terjebak di satu lubang yang sama—tidak tahu cara menggunakan leverage. Leverage seperti pedang bermata dua, bisa memperbesar keuntunganmu, tapi juga memperbesar kerugianmu. Saya sendiri awalnya karena serakah, menggunakan leverage terlalu tinggi, hasilnya hanya dalam satu fluktuasi 5% saya kehilangan setengah modal. Baru kemudian saya mengerti, para ahli sejati biasanya mengendalikan leverage di bawah 10:1.

Untuk pemula yang ingin masuk ke dunia investasi valas, saya sarankan mulai dari dasar. Pertama, pahami pilihan metode trading yang tersedia—yang paling sederhana adalah deposito valas, risikonya rendah tapi hasilnya juga kecil; tingkat menengah adalah trading margin valas, ini yang biasanya disebut orang “main forex”. Keuntungan trading margin adalah ambang masuk yang rendah (beberapa platform bisa buka akun dengan 50 dolar AS), bisa trading 24 jam, dan bisa melakukan posisi long maupun short.

Saat memilih mata uang, juga harus berpikir matang-matang. Volume perdagangan tertinggi adalah EUR/USD, likuiditasnya baik, spread kecil, sangat cocok untuk pemula. Kalau mau tantangan, mata uang komoditas seperti dolar Australia memiliki volatilitas yang lebih besar, sehingga potensi keuntungan maupun kerugiannya juga lebih besar. Saya pribadi mulai dari EUR/USD dulu, setelah berpengalaman baru mencoba yang volatilitasnya lebih tinggi.

Memilih platform harus memperhatikan regulasi. Saya pastikan platform tersebut memiliki lisensi dari regulator resmi seperti FCA, ASIC, agar terhindar dari platform penipuan. Beberapa platform ilegal sering memakai nama besar untuk menipu orang, ini harus sangat diwaspadai.

Berikut beberapa poin penting yang saya rangkum tentang pengalaman dalam investasi valas: Pertama, leverage tidak hanya memperbesar keuntungan dan kerugian, tetapi juga ketakutan dan keserakahanmu, jadi harus rasional; kedua, mulai dari modal kecil agar saat mengalami kerugian tidak terlalu menyakitkan dan bisa perlahan mengumpulkan pengalaman; ketiga, buat rencana trading dan patuhi, jangan sering mengubah strategi; keempat, selalu ingat untuk menetapkan stop loss dan take profit, keluar dari posisi saat target tercapai, jangan serakah.

Saya juga menyarankan pemula untuk berlatih menggunakan akun demo dulu, baru setelah percaya diri baru pakai uang asli. Investasi valas memang punya peluang menghasilkan uang, tapi syaratnya kamu harus belajar dengan cukup, mengendalikan risiko, dan terus belajar. Ini bukan permainan cepat kaya, melainkan metode investasi yang membutuhkan pemikiran sistematis dan latihan jangka panjang.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar