Apa yang sedang terjadi dengan logam mulia saat ini? Emas dan platinum sedang bersaing dalam perlombaan yang menarik, dan angka-angkanya sangat fluktuatif. Pada awal Februari 2026, emas tercatat sekitar 4.850 USD per ons murni, sementara platinum setelah perjalanan naik-turun yang ekstrem berkisar di sekitar 2.000-2.100 USD. Ini bukan sekadar pergerakan harga – ini adalah kisah tentang peluang, risiko, dan dinamika pasar yang sangat berbeda.



Mari saya lihat kembali sebentar. Bahkan kurang dari satu dekade yang lalu, platinum adalah logam yang lebih berharga. Pada 2014, harga platinum di atas 1.500 USD, jauh di atas emas. Kemudian muncul divergensi besar. Emas mengalami kenaikan luar biasa dan melampaui angka 3.000 dan 4.000 dolar untuk pertama kalinya pada 2025. Pada 29 Januari 2026, emas mencapai rekor tertinggi baru sekitar 5.595 USD. Sementara itu, platinum stagnan selama bertahun-tahun di sekitar garis 1.000 dolar. Jarak antara emas dan platinum semakin melebar – terkadang lebih dari 2.700 USD per ons.

Namun kemudian datang Juni 2025. Platinum memulai reli yang mengejutkan banyak orang. Pada Oktober, harganya menembus angka 1.700 dolar, dan pada Januari 2026 mencapai 2.925 USD – rekor tertinggi baru. Itu adalah kenaikan lebih dari 200 persen sejak awal tahun 2025. Secara tahunan, platinum naik sekitar 110 persen, sementara emas menguat sekitar 70 persen. Tiba-tiba, platinum menjadi yang terbaik. Alasannya? Kombinasi sempurna dari kekurangan pasokan, ketegangan geopolitik, dolar yang lemah, dan aliran ETF yang besar.

Lalu datang kejutan. Dalam enam hari perdagangan, platinum turun hingga 35,7 persen ke level 1.882 USD, sebelum pulih hampir secepat itu sekitar 20 persen. Volatilitas ekstrem ini menunjukkan masalah utama: pasar futures platinum jauh kurang likuid dibandingkan pasar emas. Dengan hanya sekitar 73.500 kontrak NYMEX (nilai sekitar 8,3 miliar USD), pergerakan kecil bisa menyebabkan lonjakan harga yang besar. Emas dan platinum memang tidak bisa langsung dibandingkan jika menyangkut stabilitas.

Apa yang membuat platinum menarik? Sementara emas terutama berfungsi sebagai lindung nilai inflasi dan instrumen investasi, platinum memiliki aplikasi industri nyata. Katalis dalam mobil, implan medis, bahan kimia, dan semakin banyak juga sel bahan bakar dan hidrogen hijau. Selain itu, platinum jauh lebih langka daripada emas. Afrika Selatan memproduksi sekitar 70 hingga 80 persen dari total global, tetapi menghadapi kekurangan investasi dan pemadaman listrik. Ini menciptakan kekurangan pasokan struktural.

Tahun 2025 adalah tahun ketiga berturut-turut dengan defisit, diperkirakan sekitar 692.000 ons. Untuk 2026, World Platinum Investment Council memperkirakan pasar yang hampir seimbang dengan permintaan 7.385 koz dan penawaran 7.404 koz. Ini terdengar tenang, tapi hati-hati: permintaan diperkirakan turun 6 persen, terutama dari investasi (minus 52 persen), karena investor mungkin mengambil keuntungan saat harga naik. Di sisi lain, permintaan untuk batangan dan koin bisa meningkat 30 hingga 37 persen.

Para analis berbeda pendapat tentang prospek ke depan. Heraeus Precious Metals memprediksi 1.300 hingga 1.800 USD, Bank of America melihat 2.450 USD, dan Commerzbank memperkirakan 1.800 USD. Ini menunjukkan ketidakpastian yang jelas di sekitar platinum. Tapi satu hal pasti: pasar ini dipengaruhi oleh faktor seperti kebijakan moneter Fed, kekuatan dolar, ketegangan geopolitik, dan risiko substitusi terhadap palladium.

Bagi trader, volatilitas dan pasar yang kurang likuid bisa menjadi peluang menarik. Mereka yang menggunakan leverage – misalnya melalui CFD atau futures – bisa mendapatkan keuntungan dari pergerakan cepat. Strategi populer adalah mengikuti tren dengan moving average. Tapi hati-hati: dengan hanya 1-2 persen dari total modal per transaksi, risiko slippage dan gap sangat nyata.

Untuk investor yang lebih konservatif, platinum bisa menjadi diversifikasi portofolio yang masuk akal. Ia memiliki dinamika penawaran dan permintaan sendiri dan terkadang bergerak berlawanan dengan saham. Ini bisa membantu perlindungan. ETF platinum, ETC, atau fisik platinum adalah opsi klasik. Tapi ingat, volatilitas yang lebih tinggi juga meningkatkan risiko keseluruhan.

Cerita jangka panjangnya menarik. WPIC memperkirakan bahwa setelah tahun 2026 yang seimbang, akan ada defisit lagi setidaknya hingga 2029. Stok di atas tanah bisa menyusut secara signifikan. Khususnya, ekonomi hidrogen bisa menjadi pendorong permintaan besar – WPIC memproyeksikan kebutuhan tambahan sekitar 875.000 hingga 900.000 ons hingga 2030 melalui sel bahan bakar dan elektroliser. Ini masih masa depan, tapi menunjukkan potensi besar.

Jadi: emas atau platinum? Jawabannya tergantung pada tipe investor. Emas tetap lebih stabil, platinum lebih volatil tapi menawarkan peluang menarik. Perkembangan harga beberapa bulan terakhir menunjukkan bahwa platinum bukan sekadar logam mulia yang terlupakan. Ia memiliki dinamika sendiri, risiko, dan – bagi investor yang sabar atau aktif – peluang. Siapa pun yang memilih emas atau platinum harus tahu apa yang mereka hadapi: platinum lebih liar daripada emas.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar