Saat ini saya ingin berbagi tentang Yield yang saya lihat masih banyak orang yang belum benar-benar memahaminya. Yield yang sebenarnya adalah tingkat pengembalian yang akan Anda terima dari investasi, baik itu saham, obligasi, maupun properti.



Sederhananya, yield adalah persentase keuntungan yang Anda harapkan dalam suatu periode waktu. Contohnya, jika Anda membeli saham seharga 100 baht dan perusahaan membayar dividen 5 baht per tahun, maka Dividend Yield dari saham tersebut adalah 5%.

Rumus dasar yang digunakan untuk menghitung yield juga tidak rumit, yaitu (hasil / harga awal) × 100%. Misalnya, membeli obligasi seharga 1.000 baht dan mendapatkan bunga 50 baht per tahun, maka Bond Yield = 5% per tahun.

Kita memiliki berbagai jenis yield yang perlu diketahui. Pertama adalah Dividend Yield yang berasal dari dividen saham. Kedua adalah Earnings Yield yang dihitung dari laba bersih terhadap harga saham. Ketiga adalah Bond Yield dari instrumen utang. Dan keempat adalah Mutual Funds Yield yang berasal dari dana bersama.

Sekarang yang penting adalah memahami apa saja yang mempengaruhi yield. Pertama, jenis investasi mempengaruhi yield yang diharapkan. Saham biasanya memberikan yield lebih tinggi daripada obligasi, tetapi juga memiliki risiko yang lebih besar. Kedua, kondisi pasar dan ekonomi, seperti tingkat suku bunga atau situasi politik, semuanya dapat mempengaruhi yield.

Ketiga, periode investasi sangat penting. Semakin lama Anda berinvestasi, semakin besar peluang mendapatkan hasil yang tinggi. Keempat, risiko. Investasi yang berisiko tinggi harus memiliki yield yang tinggi pula untuk mengkompensasi risiko tersebut. Kelima, kebijakan pengelolaan uang perusahaan, seperti pembayaran dividen atau investasi dalam riset dan pengembangan.

Sekarang banyak orang bingung antara yield dan return. Tapi sebenarnya, keduanya berbeda. Yield adalah hasil yang Anda harapkan, tidak termasuk perubahan harga. Sedangkan return adalah hasil yang Anda peroleh sebenarnya, termasuk keuntungan atau kerugian dari perubahan harga.

Berbicara tentang investasi, masalah yang sering ditanyakan orang adalah, jenis yield mana yang memberikan hasil tertinggi. Jawabannya tergantung pada situasi Anda sendiri. Jika Anda mampu menanggung risiko, saham, terutama saham teknologi, akan memberikan hasil tinggi dalam jangka panjang, tetapi juga memiliki risiko tinggi. Jika Anda menginginkan keamanan lebih, obligasi atau emas akan memberikan yield yang lebih rendah tetapi lebih aman.

Properti adalah pilihan yang baik jika Anda memiliki dana besar, memberikan hasil sedang hingga tinggi. Sedangkan dana bersama cocok untuk orang yang ingin mendiversifikasi risiko.

Akhirnya, pemahaman tentang yield sangat penting untuk investasi yang efektif, baik itu saham, obligasi, maupun aset lainnya. Karena ini membantu Anda memahami bagaimana modal Anda bekerja untuk Anda dan memilih jenis investasi yang sesuai dengan tujuan dan risiko yang siap Anda tanggung.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan