Belakangan ini, saya menyadari bahwa semakin banyak pembicaraan tentang mata uang kripto yang mendukung ISO 20022. Sebenarnya, ini berpotensi menjadi titik balik besar dalam sistem keuangan.



ISO 20022 adalah standar internasional yang pada dasarnya menyatukan pertukaran data antar lembaga keuangan. Sebagai pengganti protokol SWIFT dan MT yang lama, diperkirakan akan beralih secara global hingga tahun 2025. Karena sekitar 72% bank besar sudah mendukungnya, ini menunjukkan tingkat keseriusan yang cukup tinggi.

Nah, yang menarik di sini adalah, industri blockchain juga mengikuti tren ini. Beberapa proyek mulai berfungsi sebagai mata uang kripto yang mendukung ISO 20022. Jika ini terwujud, aset kripto berpotensi terhubung secara seamless dengan jalur keuangan konvensional.

Mata uang kripto yang mendukung ISO 20022 yang paling diperhatikan adalah XRP. Ripple mengembangkan RippleNet, sebuah jaringan perusahaan, yang mempercepat pengiriman uang antar bank lintas batas. Kecepatan penyelesaian dalam 3–5 detik ini tidak bisa dibandingkan dengan sistem pengiriman uang tradisional.

Cardano (ADA) juga merupakan pemain penting. Dengan pendekatan akademis, proyek ini berusaha menjadi penghubung antara DeFi dan keuangan konvensional dengan menggabungkan fungsi smart contract dan kepatuhan terhadap ISO 20022.

Quant Network (QNT) mengkhususkan diri dalam interoperabilitas multi-chain. Dengan protokol Overledger, memungkinkan komunikasi antar blockchain yang berbeda dan kompatibel sebagai mata uang kripto yang mendukung ISO 20022, serta kompatibel dengan jaringan pesan keuangan tradisional.

Algorand (ALGO) dikenal karena mekanisme Proof of Stake yang dikembangkan oleh profesor MIT, Silvio Micali. Dengan dukungan ISO 20022, ada potensi akses yang lebih luas ke jalur keuangan generasi berikutnya bagi lembaga keuangan.

Stellar (XLM) adalah proyek yang fokus pada efisiensi pengiriman uang. Berbasis open source, mengutamakan inklusi keuangan, dan mengintegrasikan standar ISO 20022 ke dalam stack messaging-nya.

Hedera Hashgraph (HBAR) menyediakan infrastruktur kelas perusahaan. Dengan konsensus hashgraph, mampu memproses lebih dari 10.000 transaksi per detik, sekaligus berfungsi sebagai mata uang kripto yang mendukung ISO 20022.

IOTA (MIOTA) berfokus pada ekosistem IoT. Dengan arsitektur DAG yang tanpa fee, mendorong pertukaran data antar perangkat yang terhubung dan mendukung kepatuhan terhadap ISO 20022.

XDC Network berfokus pada pembiayaan rantai pasok. Menggunakan blockchain hybrid, diposisikan sebagai solusi yang sesuai standar ISO 20022 untuk perdagangan global.

Mengapa ini penting? Karena semakin banyak mata uang kripto yang mendukung ISO 20022, aset kripto berpotensi berkembang dari sekadar instrumen spekulatif menjadi infrastruktur keuangan yang praktis. Dengan perkembangan CBDC, keberadaan lebih dari enam proyek yang sesuai standar ini akan meningkatkan kepercayaan di seluruh industri.

Integrasi dengan infrastruktur bank, kemungkinan integrasi SWIFT, dan interoperabilitas dengan mata uang digital bank sentral—semua ini akan mengubah sistem keuangan secara besar-besaran. Pergerakan mata uang kripto yang mendukung ISO 20022 bukan sekadar tren teknologi, tetapi merupakan arus utama yang akan menentukan masa depan keuangan.
ADA-1,07%
QNT2,04%
ALGO-3,57%
XLM3,18%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan