Belakangan ini, saya kembali dipertanyakan tentang strategi investasi Duan Yongping, yang disebut sebagai Buffett versi China. Jika menelusuri hidupnya, kita bisa melihat bahwa dia bukan sekadar investor, melainkan juga seorang pengusaha yang bertransformasi menjadi investor, dengan latar belakang yang unik.



Tahap awal Duan Yongping sangat menarik. Pada tahun 1988, pada usia 28 tahun, dia mengambil alih sebuah pabrik yang hampir bangkrut, dan dalam beberapa tahun saja, nilai produksinya meningkat menjadi sekitar 10 miliar yuan per tahun. Setelah itu, dia mendirikan BBK Electronics, dan berhasil meraih penghargaan iklan CCTV selama dua tahun berturut-turut, menunjukkan bakatnya dalam pemasaran. Pada tahun 1999, dia memisahkan BBK dan melahirkan dua merek ponsel pintar besar, OPPO dan vivo. Pada usia 40 tahun, dia mundur dari manajemen perusahaan dan pindah ke Amerika Serikat untuk menekuni dunia investasi. Keputusan ini benar-benar mengubah hidupnya.

Pada tahun 2006, Duan Yongping memenangkan kesempatan makan siang dengan Buffett dengan harga lebih dari 620.000 dolar. Sebagai investor keturunan Tionghoa pertama yang meraih kehormatan ini, dia merekomendasikan Apple kepada Buffett. Kemudian, Buffett diketahui membeli sejumlah besar saham Apple, yang menjadi terkenal. Duan Yongping sendiri pun menyadari pentingnya investasi berbasis nilai, dan mulai menerapkannya.

Rekam jejak investasinya luar biasa. Ketika saham NetEase jatuh ke harga 0,8 dolar, Duan Yongping menginvestasikan 2 juta dolar. Dalam beberapa bulan, nilainya melonjak lebih dari 100 juta dolar, dan akhirnya menghasilkan pengembalian 68 kali lipat. Mengenai Apple, dia mulai memegang saham secara besar-besaran sejak 2011, dan saat ini lebih dari 70% portofolio saham AS-nya terdiri dari Apple. Guizhou Maotai diperlakukan seperti obligasi jangka panjang, dan hampir seluruh dana diinvestasikan di sana. Dia juga aktif menambah posisi saat harga turun, seperti Tencent dan Pinduoduo.

Filosofi investasi Duan Yongping dirangkum dalam 10 poin. Yang paling penting adalah "memancing di tempat di mana ikan berada." Saat saham A-share China stagnan selama 20 tahun, keberhasilannya di pasar AS adalah karena mengikuti prinsip ini. Selanjutnya, "pilih dalam satu tahun, tahan selama sepuluh tahun." Mengutip kata Buffett, Duan Yongping berpendapat bahwa jika memilih perusahaan yang tepat, harus dipertahankan dalam jangka panjang.

Duan Yongping menekankan bahwa keyakinan sangat penting dalam berinvestasi. Dia mengelola dua akun, satu untuk investasi nilai yang telah memegang Apple selama 14 tahun tanpa menjualnya sama sekali. Yang lain untuk spekulasi, tetapi hasilnya terbatas. Mengurangi jumlah keputusan investasi juga penting; jika membuat 20 keputusan dalam setahun, pasti akan salah. Keyakinannya adalah bahwa 20 keputusan investasi dalam seumur hidup sudah cukup.

Duan Yongping berulang kali menegaskan prinsip "beli di tempat yang tidak diperhatikan orang, jual saat orang ramai." Contohnya, saham NetEase saat itu dihargai 1 yuan, tetapi nilai kas per saham adalah 4 yuan. Dia siap membeli meskipun saham bisa dihapus dari bursa. Keputusan yang dingin dan tegas ini yang mungkin membawa kesuksesannya.

Akhirnya, Duan Yongping mengatakan, "percaya takdir." Investor spekulatif tetaplah spekulan, tetapi jika menjadi pendukung investasi nilai, maka orang itu akan berubah. Melalui makan siang dengan Buffett, dia bertemu orang yang memiliki keyakinan yang sama, dan itu sangat mempengaruhi perjalanan investasinya. Hidup Duan Yongping adalah contoh terbaik tentang pentingnya berpegang pada filosofi dan keyakinan yang benar.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan