Orang Tionghoa paling sering menggunakan kata "xiahun" (makan bersama) sebenarnya bukan berdasarkan logika makanan lezat, tetapi merupakan logika bertahan hidup yang diwariskan dari zaman kelaparan. Dulu orang kekurangan makanan, jadi mereka membutuhkan masakan yang berminyak, asin, dan pedas, menelan makanan kasar untuk bertahan hidup. Sekarang banyak orang sudah tidak kekurangan kalori lagi, tetapi mereka masih menggunakan "xiahun" sebagai pujian tertinggi. Jadi, masakan tidak lagi menjadi tokoh utama dalam menambah nutrisi, melainkan menjadi alat agar kamu makan lebih banyak makanan pokok. Cara makan yang benar-benar menyehatkan bukanlah seberapa "xiahun" masakan tersebut, melainkan apakah masakan itu bisa dinikmati sendiri tanpa nasi, dan tetap nyaman.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan