Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
CFD
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
Belakangan ini banyak teman bertanya kepada saya, apakah lebih menguntungkan membeli saham sebelum atau setelah tanggal ex-dividen? Pertanyaan ini sebenarnya cukup bagus, karena banyak orang masih agak bingung tentang mekanisme ex-dividen saham.
Pertama, mari kita langsung ke kesimpulan, bahwa harga saham biasanya tidak harus turun pada hari ex-dividen. Saya perhatikan banyak orang memiliki kesalahpahaman, mengira bahwa harga saham pasti akan turun pada hari ex-dividen, tetapi data historis menunjukkan bahwa situasinya jauh lebih kompleks.
Contohnya, Coca-Cola yang secara stabil membagikan dividen setiap kuartal selama bertahun-tahun. Pada tanggal ex-dividen 14 September 2023 dan 30 November 2023, harga saham justru sedikit menguat; sedangkan pada 13 Juni 2025 dan 14 Maret 2025, terjadi sedikit penurunan. Performa Apple lebih menarik lagi, pada hari ex-dividen 10 November 2023, harga saham dari 182 dolar naik menjadi 186 dolar, kenaikannya cukup signifikan. Perusahaan-perusahaan besar seperti Walmart, Pepsi, Johnson & Johnson juga sering melihat harga saham naik pada hari ex-dividen, jadi pergerakan harga saham dipengaruhi oleh banyak faktor, tidak hanya ex-dividen saja.
Lalu, apakah lebih baik membeli sebelum atau setelah ex-dividen? Menurut saya, ini tergantung dari tiga sudut pandang. Pertama, lihat bagaimana performa harga saham sebelum ex-dividen. Jika harga sudah naik ke level tinggi, banyak investor akan mengambil keuntungan lebih awal, terutama yang ingin menghindari pajak, sehingga masuk saat itu berisiko terkena penurunan harga. Kedua, perhatikan tren historisnya. Umumnya, setelah ex-dividen, saham lebih cenderung turun, tidak ramah untuk trader jangka pendek, tetapi jika harga turun ke level support teknikal dan mulai stabil, itu bisa menjadi peluang beli yang bagus. Terakhir, dan yang paling penting, adalah melihat fundamental perusahaan.
Untuk perusahaan yang fundamentalnya kuat dan posisi industrinya unggul, ex-dividen sebenarnya hanyalah penyesuaian teknikal harga saham, bukan berarti nilai perusahaan berkurang. Justru ini memberi kita kesempatan untuk menambah aset berkualitas dengan harga yang lebih menarik. Jadi, untuk perusahaan seperti ini, membeli setelah ex-dividen dan memegang jangka panjang biasanya adalah strategi yang lebih menguntungkan.
Ada juga konsep penting yang disebut "fill in rights" dan "贴权息" (pembalikan hak dividen). Fill in rights berarti setelah ex-dividen, harga saham perlahan pulih kembali ke level sebelum ex-dividen, menunjukkan optimisme investor terhadap prospek perusahaan. Sebaliknya, "贴权息" menunjukkan harga saham tetap rendah dan tidak pulih, biasanya menandakan kekhawatiran investor terhadap masa depan perusahaan.
Secara spesifik, misalnya sebuah saham sebelum ex-dividen di harga 35 dolar, hari ex-dividen turun ke 31 dolar, jika kemudian naik kembali ke 35 dolar, itu disebut fill in rights; jika tidak kembali ke 35 dolar, itu disebut "贴权息".
Akhirnya, apakah lebih baik membeli sebelum atau setelah ex-dividen, kembali lagi tergantung dari tujuan investasi Anda. Jika Anda berinvestasi jangka panjang dan ingin mendapatkan pendapatan stabil dari saham dividen tinggi, maka fluktuasi harga di hari ex-dividen tidak perlu terlalu dipusingkan. Tapi jika Anda ingin memanfaatkan fluktuasi jangka pendek ini untuk mendapatkan peluang, maka perlu analisis yang lebih cermat terhadap tren harga dan fundamental perusahaan.
Ada biaya tersembunyi yang juga perlu diperhatikan, yaitu masalah pajak. Jika menggunakan akun biasa yang kena pajak, meskipun harga saham turun di hari ex-dividen, Anda tetap harus membayar pajak atas dividen yang diterima. Selain itu, biaya transaksi dan pajak perdagangan juga akan menggerogoti keuntungan Anda. Sebagai contoh, di pasar saham Taiwan, biaya transaksi adalah harga saham dikali 0,1425% dikali diskon, dan pajak transaksi untuk saham biasa adalah 0,3%, ETF 0,1%.
Jadi, pada akhirnya, keputusan harus didasarkan pada tujuan investasi dan toleransi risiko Anda. Peluang keuntungan dari saham ex-dividen memang ada, tetapi harus dipahami dengan baik risiko dan biaya yang terkait.