Belakangan ini, perhatian terhadap saham konsep penyimpanan energi semakin meningkat, terasa banyak orang bertanya tentang apa saja target yang layak diperhatikan di bidang ini. Daripada setiap kali harus menjelaskan berulang-ulang, saya memutuskan untuk menyusun satu rangkuman lengkap tentang pemikiran ini dan membagikannya.



Berbicara tentang penyimpanan energi, sebenarnya adalah menyimpan energi listrik dan melepaskannya saat dibutuhkan. Terdengar sederhana, tetapi untuk melakukannya dengan baik melibatkan rantai industri yang cukup kompleks. Penerapan energi hijau, gelombang kendaraan listrik, target pengurangan karbon global—faktor-faktor ini bersatu menjadikan teknologi penyimpanan energi sebagai bagian kunci dari transformasi energi. Oleh karena itu, di pasar saham muncul sebuah tema investasi yang cukup populer, yaitu saham konsep penyimpanan energi.

Dari sudut pandang rantai industri, saham konsep penyimpanan energi dapat dibagi menjadi beberapa kategori. Pertama adalah produsen baterai, ini adalah inti. Baterai lithium, baterai solid-state, baterai sodium-ion masing-masing memiliki karakteristiknya sendiri, di Taiwan ada perusahaan seperti Xinsengli dan Changyuan Technology yang mewakili. Kemudian adalah perusahaan integrasi sistem, tidak hanya menyediakan baterai, tetapi juga mengintegrasikan inverter, sistem manajemen baterai, perangkat lunak manajemen energi, untuk memberikan solusi lengkap—Delta Electronics, ZTE, dan Huacheng adalah pemain utama di bidang ini.

Selanjutnya, di tingkat yang lebih tinggi, peralatan listrik dan integrasi energi terbarukan juga sangat penting. Transformator, panel distribusi, peralatan proyek listrik—infrastruktur ini menentukan apakah sistem penyimpanan energi benar-benar dapat terintegrasi ke jaringan listrik dan berfungsi secara efektif. Huacheng, Yali, dan Shidian di Taiwan cukup aktif di bidang ini. Terakhir, ada rantai pasokan bahan dan komponen, seperti bahan katoda, elektrolit, membran, sistem manajemen baterai—semua ini adalah bagian kunci dari hulu dan hilir.

Di pasar saham AS, saham konsep penyimpanan energi yang menonjol termasuk Tesla dengan Megapack dan Powerwall yang mendominasi secara global, Enphase Energy yang sangat kuat dalam penetrasi penyimpanan energi rumah tangga, QuantumScape yang progresif dalam produksi massal baterai solid-state. Di bidang integrasi sistem, Fluence Energy adalah pemimpin global hasil joint venture Siemens dan AES, Stem memiliki platform AI Athena untuk otomatisasi optimasi pengisian dan pengosongan, dan Generac cukup baik dalam sistem cadangan listrik rumah tangga. Dari sisi peralatan listrik, NextEra Energy adalah operator energi terbarukan terbesar di dunia, dan kasus Vistra yang mengubah pabrik pembangkit listrik tua menjadi basis penyimpanan energi terbesar di AS sangat ikonik.

Mengapa sekarang semakin banyak orang berinvestasi di saham konsep penyimpanan energi? Utamanya karena didorong oleh kebijakan. Laporan PBB menyebutkan bahwa sebelum 2030, emisi karbon harus dikurangi setengahnya, dan mencapai net-zero sebelum 2050, negara-negara pun menginvestasikan uang besar untuk meneliti energi baru. BloombergNEF memprediksi bahwa hingga 2030, kapasitas perangkat penyimpanan energi global akan menembus batas terawasi, sebagian besar didukung oleh baterai lithium-ion. Contoh Inggris sangat menggambarkan masalah ini—pada tiga bulan pertama tahun 2023, tenaga angin menyumbang 32,4% dari listrik, dan setelah ladang angin Dogger Bank beroperasi penuh, mampu memasok listrik untuk 6 juta rumah tangga. Tetapi, output tenaga angin tidak stabil, bahkan harga listrik negatif muncul di tengah malam, sehingga fasilitas penyimpanan energi menjadi sangat penting.

Penyebaran kendaraan listrik dan potensi lonjakan konsumsi listrik akibat AI diyakini akan mendorong permintaan terhadap sistem penyimpanan energi secara jangka panjang. Karena sebagian besar didorong oleh kebijakan pemerintah, prospek saham konsep penyimpanan energi relatif stabil, dengan tingkat transparansi dan prediktabilitas yang cukup tinggi.

Namun, berinvestasi di saham konsep penyimpanan energi juga harus memperhatikan risiko. Beberapa perusahaan mungkin kurang kompetitif secara teknologi, terutama perusahaan baru yang dasar keuangannya lemah, jika jangka panjang tidak mampu bertahan, harga sahamnya akan mengalami tekanan besar. Oleh karena itu, pemilihan saham harus dilakukan dengan hati-hati, terus memantau perubahan fundamental, dan mengendalikan risiko adalah kunci utama.

Pada akhirnya, penggunaan energi bersih tidak lepas dari teknologi penyimpanan energi, dan di masa depan, setiap negara akan terus melakukan investasi. Setiap kali kebijakan terkait diumumkan, pasar mungkin akan muncul peluang spekulasi. Tetapi, perusahaan di bidang teknologi tinggi yang melakukan R&D tidak selalu bisa komersialisasi dan meraih keuntungan, sehingga disiplin dan kemampuan pengendalian risiko adalah faktor utama yang menentukan keberhasilan atau kegagalan.
FLT-0,38%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan