Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
CFD
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
Nvidia H200 disetujui dijual ke perusahaan Tiongkok! Pemenang terbesar di dunia AI bukan lagi Amerika?
Beberapa tahun terakhir, Amerika semakin memperketat pembatasan ekspor chip kelas atas, banyak orang mengira industri AI akan menurun karena itu. Tapi kenyataannya justru sebaliknya—semakin banyak pembatasan, pasar semakin gila.
Baru-baru ini, Amerika menyetujui beberapa perusahaan Tiongkok untuk membeli Nvidia H200, begitu berita keluar, dunia teknologi langsung heboh.
Mengapa begitu heboh? Karena H200 bukan lagi sekadar chip, melainkan “minyak” di era AI.
Melatih model besar membutuhkannya, video AI membutuhkannya, robot membutuhkannya, mengemudi otomatis semakin tidak bisa lepas dari itu. Siapa yang memiliki lebih banyak H200, dia lebih dekat dengan rahasia kekayaan di era AI.
Maka dari itu, perusahaan Tiongkok langsung masuk ke mode “pembelian besar-besaran”. Banyak perusahaan bahkan bukan karena mendesak saat ini, melainkan khawatir tidak bisa membeli nanti.
Akhirnya, beberapa tahun terakhir sudah membuktikan: ciri utama chip AI bukanlah mahal, melainkan kekurangan.
Yang paling menarik adalah sikap Amerika saat ini. Satu sisi khawatir kompetisi teknologi, di sisi lain tidak bisa lepas dari keuntungan bisnis. Karena pertumbuhan Nvidia terlalu luar biasa. Pasar modal sudah menganggapnya sebagai mesin pencetak uang di era AI.
Jika kehilangan pasar Tiongkok dalam jangka panjang, Wall Street pasti panik.
Jadi strategi Amerika sekarang lebih mirip “perdagangan terkendali”: mengizinkan sebagian ekspor, tapi tetap ada ruang penyesuaian.
Tapi pasar tidak peduli dengan detail ini. Yang dilihat perusahaan hanyalah satu kalimat: Masih bisa beli, segera beli.
Akibatnya, rantai pasok GPU global kembali ketat. Ada yang bercanda: “Sekarang yang paling paham AI bukan insinyur, tapi calo.”
Yang lebih penting lagi, logika kompetisi di industri AI sedang berubah. Dulu bersaing algoritma, sekarang bersaing daya komputasi; dulu bersaing talenta, sekarang bersaing stok chip.
Banyak startup saat pendanaan, investor sudah tidak lagi bertanya “berapa banyak pengguna yang didapat”, melainkan “berapa banyak GPU yang kalian miliki”.
Ini berarti industri AI sedang beralih dari model internet ke “perang aset berat”.
Dan pembelian besar-besaran di pasar Tiongkok juga membuat dunia sadar: kompetisi AI sama sekali tidak akan berhenti.
Semakin Amerika membatasi, semakin perusahaan ingin melakukan penataan awal; begitu pembatasan dilonggarkan, pasar akan berebut secara besar-besaran. Siklus ini mungkin akan terus berulang di masa depan.
Kesimpulan singkat: H200 yang dilepaskan bukan hanya pemulihan perdagangan chip, tetapi juga masuknya fase baru dalam perang AI global.
Di masa depan, sumber daya termahal mungkin bukan emas, bukan minyak, melainkan daya komputasi. #Gate广场五月交易分享