Malam ini saya kebetulan mendengarkan kembali sebuah wawancara Bill Gates di mana dia berbicara tentang sesuatu yang jujur saja masih mengejutkan: kekayaannya lebih dari 128 miliar dolar, dan bagaimana dia memutuskan untuk meninggalkan kepada anak-anaknya kurang dari 1% dari kekayaan ini. Artinya, sekitar sedikit lebih dari 1 miliar per orang, padahal total kekayaan itu sangat besar.



Gates dengan jelas mengatakan di sebuah podcast: ketiga anaknya - Jennifer, Rory, dan Phoebe - mendapatkan pendidikan yang luar biasa, universitas tingkat atas, tetapi mereka hampir tidak akan mewarisi apa-apa. Logikanya menarik: dia percaya memberi terlalu banyak uang kepada anak-anak tidak membantu mereka, malah merusak. Dia ingin mereka membangun jalur kesuksesan mereka sendiri, bukan hidup dari keberuntungan ayah mereka. Dia mengatakan sesuatu yang menyentuh saya: "Saya tidak meminta mereka untuk mengelola Microsoft. Saya ingin mereka memiliki penghasilan mereka sendiri, kesuksesan mereka sendiri."

Pada dasarnya, kekayaan Bill Gates sebagian besar diinvestasikan melalui yayasannya untuk mendukung mereka yang benar-benar membutuhkan. Ini adalah pilihan yang sadar, hampir filosofis, tentang bagaimana kekayaan seharusnya diwariskan.

Menariknya, kontras dengan Warren Buffett, yang adalah teman Gates dan donor utama yayasannya. Buffett disebut "lebih dermawan" karena dia menyumbangkan 1,143 miliar dolar dalam saham Berkshire ke yayasan keluarga yang dikelola oleh ketiga anaknya. Tapi dia juga memiliki pandangan yang serupa: dalam wasiatnya dia menulis bahwa orang tua yang kaya harus meninggalkan kepada anak-anak mereka "cukup untuk melakukan apa saja, tetapi tidak cukup sehingga mereka tidak perlu melakukan apa-apa."

Hal yang saya perhatikan adalah bahwa kedua miliarder ini memiliki kekhawatiran yang sama: wasiat yang membingungkan dan disampaikan dengan buruk merusak keluarga. Buffett bahkan menekankan pentingnya berbagi wasiat dengan keluarga saat masih hidup, untuk menghindari kejutan dan konflik di kemudian hari.

Jadi kekayaan Bill Gates tidak berakhir di tangan anak-anak, tetapi di yayasan dan proyek global. Ini adalah perspektif yang benar-benar berbeda dari apa yang diajarkan tentang pewarisan kekayaan antar generasi. Keduanya percaya bahwa nilai sejati terletak pada menciptakan orang yang mandiri, bukan dalam mentransfer kekayaan utuh. Jujur saja, ini adalah filosofi yang masuk akal jika dipikirkan dengan baik.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan