Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
CFD
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
#WCTCTradingKingPK Peta Jalan Legislatif: 4 Langkah Penting
Dengan hanya sekitar tiga bulan tersisa sebelum libur kongres Agustus—batas waktu lembut sebelum siklus pemilihan tengah tahun 2026 mengambil alih—waktu terus berjalan.
1. Menyelaraskan Versi DPR dan Senat
Saat ini ada masalah "jalur ganda". Versi Komite Perbankan Senat dan versi Komite Pertanian DPR tidak identik. Negosiator harus menggabungkan ini menjadi satu teks yang terpadu. Ini melibatkan "permainan tawar-menawar" yang intens tentang nuansa regulasi.
2. Rintangan "Suara 60" di Senat
Lolos dari komite dengan suara 15-9 adalah bagian yang mudah. Untuk mengatasi potensi filibuster di lantai Senat, RUU ini membutuhkan 60 suara. Ini berarti Partai Republik harus mengajak setidaknya 7 sampai 10 Demokrat. Pernyataan dari Senator seperti Gallego dan Alsobrooks menunjukkan bahwa dukungan di komite tidak menjamin "ya" di lantai.
3. Pemungutan Suara Lengkap di DPR
Sementara DPR hanya membutuhkan mayoritas sederhana, perpecahan internal partai mengenai dampak kripto terhadap sistem keuangan tradisional berarti suara di lantai tidak pernah menjadi hal yang pasti.
4. Tanda tangan Presiden
Gerbang terakhir. Gedung Putih harus menimbang RUU ini terhadap prioritas eksekutifnya sendiri tentang stabilitas keuangan dan keamanan nasional.
3 Kontroversi Utama yang Menghambat Kemajuan
"Setan ada di detail," dan ketiga area ini adalah tempat negosiasi saat ini terhambat:
I. Anti-Pencucian Uang (AML) & KYC
Konflik: Demokrat ingin proyek kripto (termasuk DeFi) mematuhi standar KYC/AML yang sama dengan bank.
Titik Tersendat: Para ahli industri berpendapat bahwa mewajibkan protokol terdesentralisasi dan tanpa izin untuk "mengetahui" setiap pengguna secara teknis tidak mungkin. Memaksakan ini bisa secara efektif melarang DeFi di AS.
II. Etika dan "Konflik Kepentingan"
Konflik: Dorongan untuk melarang pejabat pemerintah memegang atau mempromosikan aset kripto tertentu.
Konteks: Ini sebagian besar merupakan reaksi terhadap keterlibatan keluarga Trump dengan World Liberty Financial. Partai Republik melihat ini sebagai "pil racun" partisan yang dirancang untuk menargetkan Presiden, sementara Demokrat menganggap ini penting untuk kepercayaan publik.
III. Yurisdiksi SEC vs. CFTC
Konflik: Siapa yang berwenang mengawasi DeFi dan aset yang dipertaruhkan?
Titik Tersendat: RUU ini mencoba mendefinisikan "desentralisasi" sebagai garis antara sekuritas (SEC) dan komoditas (CFTC). Namun, definisi hukum tentang "cukup desentralisasi" masih kabur. Selain itu, perdebatan tentang apakah imbalan staking adalah kontrak investasi terus memecah regulator.
Tabel Ringkasan: Pandangan Undang-Undang CLARITY