Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
CFD
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
Tingkat pengangguran Prancis 8,1% terguncang, situasi internasional yang tidak stabil langsung memberikan pukulan
Prancis tingkat pengangguran kuartal pertama tahun ini meningkat menjadi 8,1%, mencapai level tertinggi sejak 2021. Selain perlambatan ekonomi, ketidakstabilan situasi internasional juga menyebabkan kemampuan penyerapan tenaga kerja perusahaan melemah, dan dampaknya telah menyebar ke seluruh pasar tenaga kerja.
Institut Statistik dan Penelitian Ekonomi Nasional Prancis (INSEE) mengumumkan pada tanggal 13 waktu setempat, berdasarkan statistik standar Organisasi Buruh Internasional (ILO), jumlah pengangguran pada kuartal pertama tahun ini sebanyak 2,6 juta orang. Angka ini meningkat 68.000 orang dibandingkan kuartal sebelumnya, tingkat pengangguran naik 0,2 poin persentase dari kuartal keempat tahun 2025, dan naik 0,7 poin persentase dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Meskipun Presiden Emmanuel Macron saat masa pemilihannya kembali pada 2022 pernah mengusulkan target menurunkan tingkat pengangguran menjadi sekitar 5% saat masa jabatannya berakhir, tren terbaru justru bertentangan dengan hal tersebut.
Dari segi usia, kondisi memburuknya di kelompok usia kerja inti lebih mencolok dibandingkan kelompok muda. Tingkat pengangguran untuk usia 15 hingga 24 tahun adalah 21,1%, meskipun masih tinggi, turun 0,4 poin persentase dari kuartal sebelumnya. Sebaliknya, tingkat pengangguran untuk usia 25 hingga 49 tahun adalah 7,3%, naik 0,4 poin persentase, mencapai level tertinggi sejak kuartal pertama 2021. Tingkat pengangguran untuk usia di atas 50 tahun adalah 5,2%, hanya naik 0,1 poin persentase. Namun, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, semua kelompok usia mengalami peningkatan tingkat pengangguran. Jika dilihat berdasarkan gender, tingkat pengangguran perempuan adalah 7,7%, sedangkan laki-laki 8,5%, dan kenaikan pada laki-laki lebih besar dibandingkan kuartal sebelumnya.
Selain pengangguran yang terlihat, jumlah populasi yang tersisa di pinggiran pasar tenaga kerja juga tidak sedikit, yang berarti situasi ketenagakerjaan di Prancis lebih serius daripada angka yang ditampilkan. Di antara penduduk yang tidak aktif secara ekonomi, sebanyak 1,8 juta orang diklasifikasikan sebagai “kelompok pinggiran pengangguran”. Mereka meskipun memiliki keinginan bekerja, tidak melakukan pencarian kerja, atau sulit langsung masuk ke pekerjaan, sehingga tidak dihitung sebagai pengangguran resmi. Di sisi lain, rata-rata jam kerja per pekerja adalah 31,1 jam per minggu, tidak banyak berubah dibandingkan kuartal sebelumnya dan periode yang sama tahun lalu. Ini menunjukkan bahwa pemulihan ekonomi belum menunjukkan sinyal peningkatan lapangan kerja atau perpanjangan jam kerja secara signifikan.
Pemerintah Prancis menyatakan bahwa kenaikan tingkat pengangguran ini disebabkan oleh perlambatan pertumbuhan ekonomi akibat guncangan eksternal. Menteri Tenaga Kerja Jean-Pierre Pernaud mengatakan dalam acara siaran France Info bahwa, mengingat kondisi ekonomi yang sulit termasuk perang di Iran, kenaikan tingkat pengangguran adalah hasil yang dapat diprediksi. Faktanya, ekonomi Prancis mengalami pertumbuhan nol tahun ini karena sengketa tarif dengan Amerika Serikat, penurunan ekspor mendadak setelah krisis Timur Tengah Februari lalu, serta konsumsi rumah tangga dan investasi perusahaan yang menyusut secara bersamaan. Ekonom Sylvain Belsange juga menunjukkan bahwa dalam kondisi pertumbuhan 0%, sulit berharap pasar tenaga kerja dapat menopang sendiri. Tren ini mungkin akan berlangsung cukup lama, kecuali ketidakpastian eksternal mereda dengan cepat, dan di masa depan, kebijakan yang menggabungkan pemulihan ekonomi dan perlindungan pekerjaan akan menjadi semakin penting.