Para trader pasti sudah pernah mendengar istilah ini, terutama saat melihat grafik K-line. Setiap kali ada orang menganalisis pasar, mereka akan menyebutkan divergence puncak, divergence dasar dan sejenisnya, tetapi banyak pemula sama sekali tidak memahami apa maksudnya. Hari ini kita akan bahas kedua konsep ini.



Sederhananya, divergence puncak dan divergence dasar terutama digunakan dengan indikator seperti RSI atau MACD untuk menilai. Divergence puncak adalah ketika harga masih naik, tetapi indikator mulai melemah, yang biasanya berarti tren kenaikan mungkin akan mencapai puncaknya. Sebaliknya, divergence dasar adalah ketika harga masih turun, tetapi indikator mulai pulih, menunjukkan kekuatan tren penurunan sedang melemah.

Mari kita bahas divergence puncak terlebih dahulu. Bayangkan, selama harga naik, satu titik tertinggi baru diikuti oleh titik tertinggi baru lagi, terlihat sangat kuat, bukan? Tapi saat itu jika RSI atau MACD malah tidak membuat titik tertinggi baru, bahkan menurun, itu adalah divergence puncak. Ini memberi tahu Anda bahwa meskipun harga masih naik, tenaga di baliknya sebenarnya melemah, dan risiko koreksi mulai muncul.

Logika divergence dasar berlawanan. Harga sedang turun, satu titik terendah baru diikuti oleh titik terendah baru lagi, terlihat sangat tajam. Tapi indikator tidak mengikuti dengan membuat titik terendah baru, malah meningkat, ini menunjukkan tekanan jual mulai berkurang, dan pasar mungkin segera berbalik dari penurunan ke kenaikan.

Perlu diingat bahwa kekuatan dari kedua sinyal ini sebenarnya tergantung pada beberapa faktor. Besarnya fluktuasi harga, tingkat divergence indikator, dan posisi divergence terjadi semuanya mempengaruhi keandalan sinyal. Jika divergence muncul di area overbought atau oversold, biasanya akan lebih meyakinkan.

Namun, ada jebakan yang harus diwaspadai. Tidak ada indikator yang 100% akurat, termasuk divergence puncak. Kadang-kadang Anda akan menghadapi divergence palsu, terutama dalam pasar yang berombak. Jadi jangan pernah menganggap satu indikator sebagai kebenaran mutlak; cara terbaik adalah menggabungkan beberapa indikator, seperti moving average, volume, level support dan resistance.

Saran praktisnya adalah, saat melihat sinyal divergence puncak atau dasar, jangan langsung melakukan order. Pastikan indikator lain juga mengirimkan sinyal serupa, lalu kombinasikan dengan analisis pola dan manajemen risiko untuk menyusun rencana trading. Ingat, selalu pasang stop loss, karena meskipun sinyal terlihat sangat jelas, pasar selalu bisa memberi kejutan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan