Belakangan ini saya memperhatikan sebuah gosip politik yang cukup menarik, tentang kepala komunikasi keturunan Tionghoa di tim Trump, Steven Cheung Zhang Zhenxi. Cerita tentang dia sebenarnya cukup banyak—keturunan Tionghoa-Amerika, orang tuanya imigran dari Hong Kong dan daratan China, dia sendiri lahir dan besar di California, jadi termasuk salah satu pejabat Tionghoa paling mencolok di kubu Trump.



Sejujurnya, orang ini dulu terkenal sangat setia di sekitar Trump. Melindungi bos sampai mati, membantah wartawan, mengecam selebriti, mulutnya keras banget, gaya bicara seperti tentara perang sudah biasa dilihat. Tapi kejadian terakhir ini bikin dia sendiri terjebak. Rumor bilang Steven Cheung sekarang sudah kehilangan kepercayaan Trump dan dikeluarkan dari lingkaran inti.

Titik baliknya terjadi pada 13 Januari. Trump mengunjungi pabrik Ford di Michigan, dan tiba-tiba seorang pekerja memaki dia di depan umum sebagai "penyembunyi pedofilia", juga bilang pemerintah lambat mengumumkan dokumen Jeffrey Epstein. Trump langsung membalas dengan jari tengah dan kata-kata kasar, suasana jadi sangat canggung.

Saat itu, Zhang Zhenxi langsung muncul membela bosnya, mengeluarkan pernyataan, "Seorang gila yang tidak terkendali melontarkan kata-kata kasar, Presiden memberikan respons yang paling tepat dan jelas." Tapi pernyataan ini malah membuat wartawan dan netizen marah besar, mereka mengecam dia sebagai "pembela negara yang terlalu low", "Bagaimana Gedung Putih bisa bicara seperti itu". Media besar seperti Reuters dan Yahoo melaporkan, fokus utamanya adalah dia menyebut pengunjuk rasa sebagai "gila".

Kemudian beredar rumor bahwa Steven Cheung menentang beberapa kebijakan penegakan hukum, tapi itu sebagian besar hanyalah rumor perebutan kekuasaan internal MAGA, tidak ada konfirmasi dari media utama, di Twitter pun penuh dengan rumor yang sangat dipenuhi keraguan.

Situasi saat ini adalah, Zhang Zhenxi dulu adalah pendukung paling setia Trump, tapi malah dibenci oleh orang-orang di sekitarnya. Ada juga yang bilang dia pamer kekayaan, mobil mewah, rumah mewah, dan lain-lain yang bikin orang jengkel. Dunia politik memang begitu, terlalu membela bos bisa berbalik, kalau tidak tahu batas bisa berakibat buruk.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan