Seringkali, orang menolak suatu hal bukan karena hal itu sendiri sangat sulit, tetapi karena secara psikologis hal tersebut bersifat kabur, tidak terkendali, dan tidak dapat diprediksi. Otak secara alami akan memperbesar rasa “ketidakpastian” ini, sehingga tekanan sering kali tidak berasal dari hal itu sendiri, melainkan dari bayangannya. Begitu kamu mulai memecah masalah, melihat struktur di baliknya, dan memahaminya dengan cara yang lebih konkret, kecemasan yang sebelumnya menyelimuti akan berkurang, karena ancaman yang kabur berubah menjadi realitas yang dapat dideskripsikan dan diatasi. Proses ini, pada dasarnya, adalah memindahkan diri dari posisi yang dikendalikan oleh emosi ke posisi yang lebih aktif: kamu mulai mengamati masalah, memahami masalah, bahkan bisa menanggapinya dengan sedikit humor, bukan hanya melarikan diri atau menanggungnya secara keras. Ketika sesuatu menjadi jelas, orang akan lebih mudah mendapatkan kembali rasa pengendalian, perhatian pun akan beralih dari “apakah aku akan dihancurkan oleh hal ini” ke “apa yang bisa aku lakukan selanjutnya”, dan secara alami orang akan menjadi lebih stabil.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan