Belakangan ini saya melihat sebuah dinamika internasional yang cukup layak diperhatikan. Presiden Iran, Ebrahim Raisi, mengeluarkan pernyataan di media sosial yang cukup menarik.



Dia menyebutkan bahwa tanggal 25 April memiliki makna khusus bagi Iran—tepatnya sebagai peringatan satu tahun peristiwa "Insiden Tabas". Yang menarik, Presiden Iran menunjukkan bahwa tahun ini terjadi peristiwa serupa di bagian selatan Isfahan. Pernyataan Presiden Iran ini cukup lugas, dia berharap "kekalahan bersejarah" ini dapat "menjadi peringatan bagi para hegemoni".

Secara harfiah, ini adalah ungkapan sebagai respons terhadap campur tangan beberapa kekuatan besar. Di balik pernyataan ini, tercermin ketegangan geopolitik jangka panjang di kawasan tersebut. Bagaimanapun, pernyataan semacam ini biasanya dikirimkan untuk menunjukkan sikap keras di dalam negeri, sekaligus menyampaikan posisi di panggung internasional.

Situasi di Timur Tengah akhir-akhir ini memang cukup rumit, dan pernyataan Presiden Iran ini bisa dianggap sebagai cerminan dari perubahan tersebut.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan