Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
CFD
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
[Kinerja Khusus] Harga minyak melonjak menyebabkan saham maskapai penerbangan umumnya melemah… Jeju Air turun lebih dari 4%
Seiring melonjaknya harga minyak internasional, saham maskapai penerbangan secara kolektif mengalami tekanan di awal perdagangan. Karena karakteristik industri yang secara langsung dipengaruhi oleh biaya bahan bakar terhadap kinerja, ketidakpastian harga minyak yang dipicu oleh kawasan Timur Tengah sedang menekan psikologi investasi.
Menurut berita dari Bursa Korea, maskapai Jeju Airlines turun ke 5160 won selama perdagangan, turun 260 won (4,80%) dari hari perdagangan sebelumnya. Saham maskapai utama seperti T’way Holdings (-4,33%), Jin Air (-4,24%), Korean Air (-3,88%), dan Busan Air (-2,55%) juga menunjukkan kelemahan secara bersamaan.
Kenaikan tajam harga minyak internasional dianggap sebagai latar belakang langsungnya. Di New York Mercantile Exchange (NYMEX), harga futures minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk bulan Juni adalah 98,38 dolar AS per barel, naik 2,96 dolar AS (3,10%) dari hari sebelumnya; di ICE Futures Exchange London, harga futures minyak Brent untuk bulan Juli juga mencapai 104,44 dolar AS, naik 3,15 dolar AS (3,11%).
Kenaikan harga minyak dipandang sebagai dampak dari ketidakpastian negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran yang kembali menonjol. Presiden AS Donald Trump melalui media sosial Truth Social menyatakan tanggapan Iran sebagai “sama sekali tidak dapat diterima”, menunjukkan sikap keras. Sebelumnya, media daring AS Axios melaporkan bahwa AS dan Iran mendekati penandatanganan nota kesepahaman, tetapi pernyataan ini menyebabkan ekspektasi negosiasi melemah.
Industri penerbangan sangat sensitif terhadap perubahan harga minyak. Kenaikan harga bahan bakar penerbangan akan meningkatkan beban biaya bahan bakar, dan kekhawatiran tentang penurunan laba akan langsung tercermin dalam harga saham. Terutama, Jeju Airlines, yang menghadapi reaksi lebih sensitif terhadap kenaikan harga minyak karena beban biaya sewa dan perawatan akibat nilai tukar yang tinggi, kelebihan pasokan industri maskapai berbiaya rendah (LCC), dan kekhawatiran perlambatan laba.
Sebelumnya, setelah kecelakaan pesawat di Bandara Internasional Muasan, psikologi investasi Jeju Airlines mengalami penurunan yang tajam, ditambah dengan penurunan target harga saham oleh perusahaan sekuritas, menyebabkan harga saham tetap rendah. Pasar berpendapat bahwa tren harga minyak dan nilai tukar akan menjadi variabel utama dalam harga saham maskapai dalam jangka pendek.