Dalam hubungan orang tua dan anak, orang dewasa memiliki pengaruh yang lebih kuat terhadap emosi dan kekuasaan, sementara kemampuan regulasi diri anak-anak masih belum matang, sehingga mereka lebih mudah dipengaruhi oleh bahasa dan emosi orang dewasa dalam mendefinisikan diri mereka sendiri. Ketika orang dewasa mengungkapkan dengan cara yang menolak atau kehilangan kendali, anak-anak tidak dapat melarikan diri, melainkan menginternalisasi penilaian tersebut, yang mempengaruhi harga diri dan pembentukan kepribadian. Banyak yang disebut "tidak patuh" sebenarnya adalah reaksi terhadap tekanan akibat perkembangan yang belum matang. Kuncinya bukan pada mengendalikan anak, tetapi pada orang dewasa yang terlebih dahulu menstabilkan emosinya sendiri, sehingga anak dapat belajar bagaimana memandang diri sendiri dan dunia dalam hubungan yang aman.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan