Belakangan ini saya memikirkan sebuah pertanyaan, mengapa pasar kripto kadang sangat panas, dan kadang mengalami koreksi besar? Sebenarnya ini sangat berkaitan dengan sebuah indikator ekonomi—jumlah pasokan uang.



Sederhananya, m1 adalah uang yang paling mudah digunakan dalam peredaran, termasuk uang tunai dan simpanan giro yang bisa langsung dipakai untuk transaksi. Sebaliknya, m2 jauh lebih longgar, mencakup semua komponen m1, ditambah dengan tabungan dan deposito berjangka yang memiliki likuiditas sedikit lebih rendah. Sedangkan m3 adalah standar pengukuran yang paling komprehensif, mencakup semua dari m1 dan m2, ditambah berbagai dana pasar uang lembaga dan deposito berjangka bernilai besar.

Saya memperhatikan sebuah pola yang cukup menarik. Ketika bank sentral melakukan pelonggaran moneter, dan m1 serta m2 meningkat secara besar-besaran, likuiditas dalam ekonomi menjadi sangat cukup, pinjaman menjadi lebih mudah, dan keinginan untuk konsumsi serta investasi pun meningkat. Pada saat ini, harga aset umumnya naik, saham, properti, dan kripto pun ikut melambung. Ingatkah Anda pada gelembung Bitcoin dari 2020 hingga 2021? Itu adalah hasil langsung dari ekspansi besar-besaran m2 oleh bank sentral, di mana investor ritel dan institusi memiliki dana yang cukup untuk spekulasi.

Namun sebaliknya, ketika m1 dan m2 mulai menyusut, situasinya menjadi sangat berbeda. Likuiditas menjadi ketat, dana spekulasi segera mengering, dan biasanya penurunan harga kripto jauh lebih tajam daripada saham, karena volatilitasnya yang memang lebih besar. Investor mulai menghindari risiko, memindahkan uang ke uang tunai atau obligasi, bahkan kekhawatiran regulasi pun akan memperburuk tekanan jual.

Yang menarik, performa kripto dalam lingkungan likuiditas tinggi sering kali lebih mencolok daripada aset tradisional. Ini karena banyak orang menganggapnya sebagai lindung nilai terhadap depresiasi mata uang fiat, ditambah dengan meningkatnya pendapatan yang dapat digunakan oleh investor ritel, sehingga mereka secara alami masuk ke pasar ini. Jadi, untuk memahami tren pasar kripto, melihat tren perubahan m1 dan m2 sering kali bisa memberikan petunjuk yang cukup banyak.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan