Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
Pasar saham New York, kinerja baik Apple mendorong Nasdaq melewati angka 25.000 untuk pertama kalinya
Indeks utama pasar saham New York pada tanggal 1 (waktu setempat) didorong oleh kinerja Apple yang melebihi ekspektasi dan penurunan harga minyak internasional, kembali melanjutkan rekor tertinggi sepanjang masa.
Pada hari itu, indeks S&P 500 naik 21,11 poin (0,29%) menjadi 7.230,12 poin; indeks Nasdaq Composite yang didominasi oleh saham teknologi naik 222,13 poin (0,89%) menjadi 25.114,44 poin. Indeks S&P 500 mencetak rekor penutupan tertinggi selama dua hari berturut-turut, sementara indeks Nasdaq pertama kali menembus angka 25.000 poin, menunjukkan kekuatan saham teknologi secara jelas. Sebaliknya, indeks Dow Jones Industrial Average turun 152,87 poin (0,31%) menjadi 49.499,27 poin, menunjukkan adanya perbedaan kinerja antar indeks.
Inti dari kenaikan pasar dipimpin oleh Apple. Harga saham Apple naik 3,24%, memperbaiki suasana investasi secara keseluruhan untuk saham teknologi besar. Meskipun penjualan iPhone sedikit di bawah ekspektasi pasar, laba bersih dan prospek kinerja masa depan melampaui perkiraan, sehingga investor lebih fokus pada perbaikan profitabilitas dan potensi ekspansi bisnis di masa depan, bukan penjualan jangka pendek yang lemah. Tren pasar akhir-akhir ini lebih menekankan investasi terkait kecerdasan buatan, ekspansi bisnis layanan, dan kemampuan perlindungan laba, daripada sekadar skala pendapatan.
Dari lima perusahaan “tujuh raksasa” yang mengumumkan kinerja minggu ini, sudah lima yang melampaui ekspektasi pasar, menambah kekuatan pasar saham. Hal ini dipandang sebagai sinyal bahwa, meskipun ada ketidakpastian geopolitik akibat perang di Timur Tengah, perusahaan besar AS tetap berfokus pada industri kecerdasan buatan, terus menunjukkan kemampuan profit yang kuat dan melakukan investasi modal besar. Ryan Detrick, kepala strategi pasar di Carson Group, mengatakan kepada Reuters bahwa dengan kinerja perusahaan yang terus melebihi ekspektasi, investor telah mengakhiri minggu yang stabil dan memperkirakan bahwa momentum kenaikan bulan Mei dapat melanjutkan tren kenaikan bulan April.
Penurunan harga minyak internasional juga memberikan dampak positif terhadap pasar saham. Harga minyak Brent futures turun 2,0% dari hari sebelumnya menjadi 108,17 dolar AS per barel; minyak West Texas Intermediate (WTI) AS turun 2,98% menjadi 101,94 dolar AS per barel. Penurunan harga minyak meningkatkan harapan bahwa beban biaya perusahaan dan tekanan harga konsumen mungkin berkurang, yang secara keseluruhan dipandang sebagai faktor positif bagi pasar saham.
Di balik penurunan harga minyak, muncul kembali kabar tentang kemungkinan dimulainya kembali negosiasi penghentian perang antara Iran dan Amerika Serikat. Kantor berita Iran, IRNA, melaporkan bahwa Iran telah menyerahkan proposal negosiasi baru yang bertujuan mengakhiri perang dengan AS kepada mediator Pakistan. Namun, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa meskipun berharap tercapai kesepakatan, menurutnya proposal tersebut tidak memuaskan, dan apakah negosiasi nyata akan berkembang masih harus diamati. Tren ini menunjukkan bahwa kinerja perusahaan dan ekspektasi investasi dalam kecerdasan buatan akan terus mendukung kenaikan pasar saham, sementara situasi di Timur Tengah dan fluktuasi harga minyak dapat terus berperan sebagai variabel yang mempengaruhi arah pasar jangka pendek.