Belakangan ini lagi ngejar-ngejar mining sosial, token penggemar, dan konsep "perhatian sebagai tambang", aku merasa agak ganjil: kamu pikir lagi menambang, mungkin cuma mengangkat orang lain + memberi data. Urusan interaksi airdrop aku sekarang lebih santai, toh nggak ikut keramaian, nggak mau jadi tenaga kerja gratis.



Prinsipku sendiri cukup kasar: kalau bisa nggak izin, jangan izin; kalau harus izin juga sebisa mungkin jumlah kecil, habis pakai langsung cabut; proyek baru lagi panas-panasnya juga duluan coba pakai akun kecil, jangan langsung anggap dompet utama sebagai tempat percobaan. Saat FOMO lagi tinggi, aku akan paksa berhenti sebentar, mikir "kalau waktu itu aku nggak buru-buru jadi yang pertama, mungkin malah lebih jarang kena serangan balik"... kebanyakan jawaban cukup jelas.

Jelasnya, airdrop itu untung dari keberuntungan + kesabaran, bukan dari keinginan tampil. Aku berani pasang order ekstrem saat retrace, tapi interaksi aku lebih suka pelan-pelan, bertahan dulu baru bicara.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan