Banyak kata dalam bahasa Inggris bukanlah "salah terjemah", melainkan kata-kata ini telah di-rekontekstualisasi ulang oleh ideologi Tiongkok.


Hari Buruh: awalnya adalah "International-Workers’-Day (Hari Buruh Internasional)", menekankan perjuangan kelas pekerja untuk hak-hak kerja dan perbaikan sistem; istilah "Hari Buruh" dalam bahasa Mandarin melemahkan atribut perjuangan kelas dan hak, beralih menjadi pujian abstrak terhadap "kerja" itu sendiri dan ekspresi festival (tuntutan kelas → narasi nilai universal).
Individualisme: berkaitan dengan "Individualism", awalnya menekankan kemandirian individu dan prioritas hak; dalam bahasa Mandarin sering merujuk pada egois dan mementingkan diri sendiri (dari penegasan nilai → penolakan moral).
Utilitarianisme: berkaitan dengan "Utilitarianism", awalnya berarti "kebahagiaan terbesar untuk jumlah terbesar"; dalam bahasa Mandarin sering berubah menjadi mencari keuntungan tanpa peduli cara (kepentingan umum → kepentingan pribadi di atas segalanya).
Liberalisme: berkaitan dengan "Liberalism", awalnya menekankan perlindungan hak dan pembatasan sistem; dalam konteks bahasa Mandarin sering dipahami sebagai "tanpa batas, mau melakukan apa saja" (kebebasan terinstitusi → pembebasan tanpa aturan).
Demokrasi: awalnya berarti kedaulatan rakyat dan partisipasi dalam pemerintahan; dalam beberapa konteks disederhanakan menjadi "pemungutan suara formal" bahkan "ekspresi emosi" (pengaturan sistem → perilaku permukaan).
Modal: berasal dari "Capitalism" dalam arti "modal", awalnya adalah salah satu faktor produksi; dalam bahasa Mandarin sering dipersonifikasi sebagai kekuatan yang mencari keuntungan dan bersifat negatif (konsep netral → objek moral).
Kelas menengah: berkaitan dengan "Middle Class", awalnya adalah kelompok stabil dalam struktur sosial; dalam konteks bahasa Mandarin terkadang berubah menjadi "label kemampuan konsumsi" bahkan "kelompok cemas" (konsep struktural → label emosional).
Ilmu pengetahuan: berkaitan dengan "science", awalnya adalah metode yang terus-menerus dibuktikan salah dan diperbaiki; dalam kenyataan sering diperlakukan sebagai "otoritas yang mutlak benar dan tak terbantahkan" (sistem yang dapat diragukan → kesimpulan yang tak terbantahkan).
Rasionalitas: awalnya merujuk pada cara berpikir berdasarkan logika dan bukti; dalam konteks sehari-hari sering berubah menjadi "dingin, tidak berperasaan" (cara berpikir → penilaian karakter).
Objektivitas: awalnya berarti berusaha sebisa mungkin menghindari pengaruh prasangka pribadi; dalam bahasa Mandarin terkadang digunakan sebagai alat retoris "yang saya katakan adalah benar" (metodologi → deklarasi posisi).
Kebebasan: berkaitan dengan "freedom/liberty", awalnya adalah hak dan batas yang bersamaan; dalam kenyataan sering dipahami sebagai "tanpa batas sama sekali" (dengan batas → tanpa batas).
Kesetaraan: awalnya berarti kesamaan hak dan peluang; dalam beberapa konteks disalahpahami sebagai "hasil harus sama" (kesetaraan peluang → hasil yang sama rata).
Kritik: awalnya berarti analisis dan pengamatan (critical thinking); dalam bahasa Mandarin sering berubah menjadi penolakan atau serangan semata (alat analisis → ekspresi emosi).
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan