Jadi saya baru saja ditanya pertanyaan ini: apakah kamu bisa menggunakan kartu debit untuk hotel? Ternyata jauh lebih rumit daripada sekadar ya atau tidak, dan saya pikir saya akan berbagi apa yang saya pelajari karena saya tahu banyak orang bepergian tanpa kartu kredit.



Pertama, pembicaraan jujur — kebanyakan hotel memang menginginkan kartu kredit. Tapi begini: mereka tidak selalu membutuhkannya. Alasan mereka meminta itu cukup sederhana. Mereka ingin melindungi diri jika kamu merusak sesuatu atau menimbun biaya di minibar. Mereka juga membutuhkan cara untuk menagih kamu jika kamu membatalkan secara mendadak. Dengan kartu kredit yang tersimpan, mereka punya jaring pengaman.

Sekarang, bisakah kamu menggunakan kartu debit untuk hotel sebagai gantinya? Ya, sebenarnya. Saya terkejut mengetahui bahwa beberapa jaringan besar sekarang menerima kartu debit. Hilton membolehkan kamu menggunakan kartu debit sebagai jaminan saat memesan melalui situs mereka. Marriott melakukan hal yang sama saat check-in. Bahkan Motel 6 menerima kartu debit atau bank, meskipun beberapa properti berbeda. Masalahnya? Bank kamu menahan sejumlah dana di akunmu — kadang selama beberapa hari setelah kamu pergi.

Tapi beberapa hotel tidak mau berkompromi. Hyatt memerlukan kartu kredit untuk pemesanan online. Radisson pada dasarnya tidak menerima apa pun selain kartu kredit. Wyndham juga begitu secara online. Jadi, benar-benar tergantung di mana kamu menginap.

Jika kamu tetap ingin menginap di hotel yang biasanya menuntut kartu plastik, ada solusi. Hubungi langsung properti tersebut — kebijakan berbeda-beda tergantung lokasi dan kadang manajer akan bekerja sama denganmu. Atau coba pesan melalui situs seperti Expedia atau Orbitz. Saya pernah melihat orang berhasil memesan kamar Marriott melalui agen pihak ketiga menggunakan kartu debit atau PayPal saat situs langsung tidak mengizinkan.

Di sinilah menjadi rumit: memesan tanpa kartu kredit itu satu hal. Melakukan check-in itu hal lain. Bahkan jika kamu membayar secara online dengan debit atau tunai, hotel mungkin tetap menginginkan kartu di meja untuk deposit keamanan.

Jika mereka tidak mau menerima kartu debitmu, berikut beberapa langkah: Kamu bisa menawarkan membayar deposit keamanan tunai di muka — biasanya sekitar $200 atau lebih, kadang lebih dari satu juta rupiah di tempat mewah. Kamu akan mendapatkannya kembali saat checkout, tapi kamu harus membawa sejumlah uang tunai sebanyak itu, yang tidak ideal. Beberapa hotel akan menahan dana di kartu debitmu seperti kartu kredit, tapi hati-hati dengan batas pengeluaran di akunmu. Dan jujur saja, hotel kecil independen atau bed-and-breakfast jauh lebih fleksibel daripada jaringan besar. Mereka tidak memiliki kebijakan perusahaan yang kaku.

Sewa liburan juga bisa jadi solusi. Airbnb menerima kartu debit, Apple Pay, Google Pay, dan PayPal. Mereka bahkan tidak mengizinkan deposit keamanan — mereka hanya memberi tahu di awal bahwa metode pembayaranmu mungkin akan dikenai biaya jika kamu menyebabkan kerusakan.

Jawaban sebenarnya? Telepon dulu. Serius. Jika kamu tidak punya kartu kredit dan bertanya-tanya apakah bisa pakai kartu debit untuk hotel, cukup angkat telepon dan tanyakan. Kebanyakan tempat akan memberi tahu apa yang mereka terima. Jika mereka tidak mau bekerja sama, cari tempat lain yang mau. Ada cukup banyak pilihan di luar sana sehingga kamu tidak perlu stres soal ini.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan