Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 30+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
Jadi Ethereum Foundation baru aja merilis Strawmap, yang basically adalah roadmap teknis komprehensif untuk protokol Ethereum sampai 2029. Peneliti Justin Drake yang introduce dokumen ini, dan honestly ini cukup significant karena menandakan shift ke jadwal upgrade yang lebih terstruktur dan predictable.
Yang menarik adalah perubahan nomenklatur mereka. Sebelumnya kita familiar dengan istilah Merge, Surge, Scourge—tapi sekarang mereka pindah ke fokus yang lebih spesifik pada milestone teknis. Arti dari evolusi ini adalah Ethereum mau move dari narrative yang general ke target yang lebih concrete. Sekitar tujuh fork direncanakan hingga akhir 2029, dengan tujuan transform L1 menjadi foundation berkinerja tinggi yang bisa support ekonomi digital skala global.
Salah satu perubahan strategis terbesar adalah adoption jadwal baru: satu fork setiap enam bulan. Ini jauh lebih predictable dibanding sebelumnya dimana upgrade bervariasi durasi dan scopenya. Dengan standardisasi ini, Ethereum Foundation kasih clarity yang lebih baik ke developers dan ecosystem participants tentang milestone 2029 dan long-term protocol stability.
Sekarang ke technical targets yang ambitious. Ada "Gigagas" initiative yang target 10.000 TPS di L1 mainnet melalui integrasi zkEVM langsung ke protokol. Konsepnya adalah dengan leverage zero-knowledge proof real-time, network bisa verify complex computation jauh lebih cepat. Hasilnya capacity bisa naik jadi satu miliar gas per detik—impressive banget untuk mainnet tanpa sacrifice desentralisasi atau require special hardware bagi node operators.
Tapi itu baru sebagian dari vision. Di sisi Layer 2, mereka push "Teragas" goal dengan implement Data Availability Sampling (DAS). Ini memungkinkan L2 networks verify large data volumes tanpa download semuanya. Target ambisius: 10 juta TPS di seluruh L2 ecosystem. Buat end users, ini berarti transaction fees hampir zero dan dApps berjalan dengan speed sama seperti traditional web services.
Dari sisi security, Strawmap prioritize post-quantum cryptography sebagai first-class protocol objective. Seiring compute power berkembang, threats juga berkembang—quantum computers theoretically bisa break current encryption standards. Ethereum Foundation planning transition ke hash-based schemes untuk tetap secure di era quantum.
Privacy juga jadi focus. Mereka planning native L1 privacy dengan "protected ETH transfers"—bukan rely pada third-party mixers atau complex application-layer tools. Ini fundamental shift untuk give users enhanced confidentiality di base layer.
Roadmap dibagi jadi tiga main workstreams: Scale (increase raw throughput L1 dan L2), Improve UX (reduce finality time, simplify developer interactions), dan Harden L1 (boost security through quantum resistance dan protocol-level privacy). Fork pertama seperti Glamsterdam dan Hegotá expected lay groundwork untuk goals yang lebih ambitious ini.
Ethernet Foundation describe Strawmap sebagai "living document"—bukan set prediksi yang rigid, tapi coordination tool. Ini reflect collective technical vision dari protocol teams sambil tetap open untuk community feedback dan research breakthroughs. Dengan set clear path menuju high-speed L1 dan L2 performance, Ethereum positioning diri maintain posisi sebagai leading smart contract platform. Buat stakeholders, roadmap 2029 ini give transparent view tentang technical challenges yang network aim to overcome untuk jadi truly scalable dan private "world computer."