Shell(SHELL), akuisisi dan pembelian kembali saham sebesar 13,6 miliar dolar AS ‘dua jalur’… menargetkan produksi dan nilai pemegang saham secara bersamaan

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Perusahaan energi global Shell(SHEL) sedang menjalankan dua strategi inti secara bersamaan melalui pembelian kembali saham secara terus-menerus dan akuisisi besar-besaran, sambil memperkuat efisiensi modal dan memperluas produksi.

Hingga waktu setempat tanggal 28, Shell(SHEL) telah melakukan beberapa kali pembelian kembali dan pembatalan saham sendiri hanya dalam bulan April, terus menerapkan kebijakan pengembalian nilai kepada pemegang saham yang agresif. Terakhir, perusahaan kembali membeli sekitar 1,38 juta saham, dan transaksi ini dilakukan di Bursa Efek London(LSE) dan Bursa Efek Eropa Pan-Eropa Amsterdam(XAMS) serta platform perdagangan utama Eropa lainnya. Pembelian kembali saham ini merupakan bagian dari rencana yang diumumkan pada 5 Februari, yang dilaksanakan secara independen oleh Morgan Stanley berdasarkan kondisi yang telah ditetapkan, dan diperkirakan akan berlangsung hingga 1 Mei.

Pembelian kembali saham Shell(SHEL) dipandang sebagai strategi optimalisasi struktur modal yang melampaui sekadar meningkatkan harga saham. Faktanya, pengumuman transaksi tidak hanya mengungkapkan jumlah saham yang dibeli kembali, tetapi juga secara rinci mengumumkan harga tertinggi dan terendah serta harga rata-rata tertimbang volume transaksi(VWAP) di berbagai bursa. Ini bertujuan untuk menegaskan transparansi pasar dan mematuhi regulasi penyalahgunaan pasar di Inggris(UK MAR) dan regulasi penyalahgunaan pasar Uni Eropa(EU MAR). Seorang sumber dari industri energi berkomentar, “Perusahaan minyak utama dengan arus kas yang lebih stabil akan menjadikan pembelian kembali saham sebagai alat utama pengembalian kepada pemegang saham. Shell sedang menjaga kepercayaan pasar melalui rencana yang terstandarisasi.”

Di sisi lain, Shell juga mempercepat upaya memperoleh kekuatan pertumbuhan. Perusahaan telah menyetujui akuisisi perusahaan energi Kanada ARC Resources(ARC Resources) dengan nilai sekitar 13,6 miliar dolar AS(sekitar 19,584 triliun won Korea). Nilai perusahaan total sekitar 16,4 miliar dolar AS(sekitar 23,616 triliun won Korea), dan transaksi ini terdiri dari sekitar 25% tunai dan 75% saham. Melalui akuisisi ini, Shell berencana menambah produksi sekitar 370.000 barel per hari, dan tingkat pertumbuhan tahunan rata-rata produksi(CAGR) hingga 2030 akan ditingkatkan menjadi 4%.

Secara khusus, dengan penambahan cadangan terbukti dan perkiraan sebesar sekitar 2 miliar barel, daya saing portofolio investasi jangka menengah dan panjang Shell juga diharapkan meningkat. Perusahaan berpendapat bahwa mereka mampu memastikan profitabilitas dan efisiensi di seluruh bidang, termasuk gas alam terintegrasi, upstream, pengilangan, dan petrokimia. Namun, transaksi ini masih memerlukan persetujuan dari pemegang saham, pengadilan, dan regulator, dan diperkirakan akan selesai pada paruh kedua tahun 2026.

Di pasar, strategi Shell dinilai sebagai “dual track”. Dalam jangka pendek, meningkatkan nilai pemegang saham melalui pembelian kembali saham, dan dalam jangka panjang, memperluas basis produksi melalui akuisisi. Beberapa analis menyatakan bahwa kinerja dan tren harga saham ShellSHEL di masa depan akan bergantung pada seberapa efektif kedua strategi ini dapat berjalan seimbang.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan