Belakangan ini saya melihat orang menganggap AMM sebagai "menyimpan saja lalu ada biaya transaksi", sebenarnya lebih mirip membuka toko kelontong kecil: orang datang dan pergi ada uang kecil masuk, tapi supermarket tetangga (harga) tiba-tiba diskon besar-besaran, proporsi stok di tanganmu akan otomatis berganti-ganti, akhirnya setelah dihitung tidak berkurang barangnya, bagian yang bernilai tinggi malah berkurang sedikit, itulah rasa tidak nyaman dari kerugian impermanent.



Kurva AMM terlihat cukup matematis, sebenarnya itu hanya "semakin kekurangan sesuatu, semakin mahal", jadi saat pasar bergejolak, kolam likuiditas terpaksa mengikuti pergeseran pasar. Baru-baru ini membandingkan RWA, hasil obligasi AS, dan produk hasil di chain juga cukup nyata: banyak hasil di chain sebenarnya adalah kompensasi risiko, bukan hasil dari keberuntungan semata. Sekarang saya memilih kolam likuiditas hanya berdasarkan volume transaksi yang benar-benar besar dan volatilitasnya tinggi, jangan berharap menang dengan santai, anggap saja ini seperti mengelola sendiri.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar