Mengapa kamu bisa tertipu atau terindoktrinasi? Tidak hanya karena informasi yang tidak cukup, tetapi karena saat memproses informasi, otak akan mengaktifkan beberapa mekanisme yang lebih hemat tenaga tetapi lebih rentan terhadap kesalahan dalam kondisi tertentu.


Pertama, manusia akan salah menganggap "pengulangan" sebagai "kebenaran"
Semakin sering suatu pernyataan muncul, semakin mudah otak merasakan keakraban, dan rasa keakraban ini secara intuitif akan dianggap sebagai sinyal kepercayaan, sehingga mengurangi verifikasi lebih lanjut terhadap keaslian.
Kedua, ketika kekurangan kerangka kognitif yang stabil untuk menjelaskan dunia yang kompleks
Manusia cenderung menggantikan yang rumit dengan yang sederhana, menggunakan "banyak orang yang mengatakan" atau "terlihat konsisten" untuk menggantikan analisis struktur bukti, pada dasarnya adalah menggunakan persepsi jumlah untuk menggantikan penilaian sebab-akibat.
Ketiga, dalam kondisi kelebihan informasi atau kelelahan kognitif
Otak akan mengurangi pemikiran mendalam, beralih ke intuisi, emosi, dan sinyal kelompok untuk pengambilan keputusan cepat, dan pada saat ini lebih mudah menerima narasi yang sederhana, pasti, dan mampu menjelaskan segalanya, karena narasi ini dapat mengurangi tekanan psikologis akibat ketidakpastian.
Oleh karena itu, penyesatan tidak selalu disebabkan oleh kurangnya rasionalitas, tetapi karena dalam kondisi tertentu, otak memilih cara yang lebih hemat tenaga tetapi juga lebih rentan terhadap kesalahan untuk memahami dunia.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan