Jika latar belakang tidak bisa menyempurnakanmu, pernikahan juga tidak bisa menyelamatkanmu, maka kartu terakhir takdir sebenarnya selalu dipegang di tanganmu sendiri. Banyak orang sepanjang hidup mencari jawaban di luar: menginginkan pengakuan orang lain, menantikan kasih sayang pasangan, berharap pengertian dari keluarga, mengejar pengakuan dari dunia luar. Tetapi sering kali mengabaikan, kesempatan yang benar-benar bisa mengubah takdir sebenarnya hanya ada tiga kali. Pertama, adalah keluarga asal. Itu menentukan titik awalmu, tetapi tidak pernah menjadi garis akhirnya. Kedua, adalah pernikahan dan pasangan. Mereka mungkin bisa menemanimu berjalan sebentar, tetapi belum tentu bisa membantumu memecahkan masalah. Ketiga, dan yang paling penting, adalah kesadaran diri. Yang disebut kesadaran bukanlah kebangkitan secara tiba-tiba, melainkan mengumpulkan kembali, memperbaiki, dan membangun kembali dirimu yang pernah hancur sedikit demi sedikit; bukan lagi menaruh nilai pada dunia luar, tetapi tumbuh dari dalam hati kekuatan yang stabil dan teguh. Kemudi hidup tidak pernah berada di tangan orang lain. Hanya ketika kamu benar-benar menyadari diri, kamu akan mengerti: kamu sendiri sudah lengkap, tidak perlu membuktikan ke luar. Sejak saat itu, kamu bisa menjadi sandaranmu sendiri. Ingatlah, telur yang pecah dari luar hanyalah makanan; yang pecah dari dalam adalah kehidupan.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan