Belakangan ini lagi bingung mau pakai L2 atau mainnet, jujur saja: apakah menghemat sedikit gas itu sepadan dengan repot tambahan yang harus saya tanggung. L2 memang nyaman, transfer/berinteraksi hampir tidak terasa berat, tapi begitu harus kembali ke mainnet, atau menghadapi likuiditas yang tersebar, atau banyak alamat kontrak yang “mirip-mirip”, rasanya jadi tidak semulus biasanya. Solusi kompromi saya saat ini: lakukan transaksi kecil dan sering di L2, hanya simpan di mainnet untuk beberapa transaksi “akhir” yang benar-benar ingin saya pegang, meskipun lebih mahal, tapi lebih pasti.



Ngomong-ngomong, belakangan ini ada yang lagi mengaitkan aliran dana ETF, preferensi risiko di pasar saham AS, dan harga koin dalam satu cerita… Saya juga melihat, tapi lebih sebagai indikator suasana hati, bukan sebagai panduan utama. Kalau mau benar-benar eksekusi, tetap fokus pada biaya, jalur, dan jalan keluar dari transaksi saya sendiri. Sekarang cukup dulu.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan