Momen menarik di pasar — ketika CME menutup kontrak berjangka emas pada akhir pekan (dari Jumat hingga Minggu), platform rantai mengambil peran dalam penentuan harga. Emas yang ditokenisasi telah menjadi tempat utama di mana trader mencari acuan saat pasar tradisional tidur selama sekitar 25 jam.



Igor Ioppe dari Theo (perusahaan yang bergerak di infrastruktur likuiditas) mencatat bahwa pembentukan harga selama akhir pekan biasanya dimulai di pasar on-chain. Dan yang menarik — ketika perdagangan di CME dilanjutkan, pergerakannya sering kali cocok dengan apa yang sudah terjadi di blockchain. Ini bukan korelasi kebetulan, melainkan sinyal tentang bagaimana penetapan harga terdesentralisasi menjadi benar-benar berpengaruh.

Angka-angka berbicara sendiri. Kapitalisasi pasar dari emas yang ditokenisasi mencapai sekitar $4,4 miliar — meningkat 177% dibandingkan tahun lalu. Berdasarkan data hari ini, PAXG diperdagangkan di level $4,72K dengan kapitalisasi $2,27 miliar dan 87.370 dompet, sementara XAUt berada di $4,71K dengan kapitalisasi $2,64 miliar dan 40.625 alamat. Volume pada tahun 2025 mengesankan — $178 miliar, dengan kuartal keempat melebihi $126 miliar. Ini menjadikan emas yang ditokenisasi salah satu proxy paling aktif untuk logam mulia setelah ETF tradisional.

Siapa yang benar-benar memperdagangkan? Mayoritas adalah pembuat pasar dan penyedia likuiditas antar platform — mereka memanfaatkan arbitrase harga antara pasar digital dan tradisional. Tapi juga ada trader makro kripto yang menggunakan emas yang ditokenisasi bukan hanya untuk eksposur, tetapi sebagai jaminan, lindung nilai, dan strategi penghasilan selama ketegangan makroekonomi atau geopolitik.

Penting dipahami bahwa ini bukan kompetitor emas fisik atau ETF. Ini adalah saluran paralel — pelengkap instrumen standar. Penetapan harga 24/7 yang terus menerus penting bagi mereka yang ingin mengelola risiko melalui akses konstan ke sinyal harga, bukan menunggu Settlement sekali sehari.

Dari sudut pandang makro, ini menunjukkan bagaimana tokenisasi memperluas alat untuk lindung nilai dan pengelolaan risiko ekor. Ketika pasar tradisional bisa mengalami perubahan suasana hati yang tajam, platform on-chain menawarkan stabilitas melalui aliran likuiditas yang konstan.

Apa lagi yang perlu diperhatikan: kejelasan regulasi terkait penyimpanan dan pencatatan, pengembangan mekanisme penyelesaian yang distandarisasi, dan bagaimana bank mulai memasukkan emas yang ditokenisasi ke dalam sistem jaminan. Fragmentasi yurisdiksi saat ini menghambat skalabilitas, tetapi tren-nya jelas — emas yang ditokenisasi menjadi jembatan penting antara ekosistem kripto dan komoditas tradisional.
PAXG0,34%
XAUT0,24%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan