Makro Narasi Berubah — Dari “Perang Timur Tengah” ke “Harapan Penurunan Suku Bunga” dalam Penetapan Ulang Aset



14 April, perubahan paling inti di pasar adalah peralihan makro narasi. Selama lebih dari sebulan terakhir, “konflik Timur Tengah → lonjakan harga minyak → inflasi tak terkendali → ekspektasi kenaikan suku bunga” adalah rantai logika utama yang memimpin penurunan pasar kripto. Dan seiring dengan terwujudnya kesepakatan gencatan senjata sementara selama dua minggu dan harga minyak internasional yang kembali dari di atas 110 dolar ke sekitar 96 dolar, kekuatan transmisi dari rantai ini mulai melemah.

Penurunan harga minyak adalah “balok domino pertama” dari pergeseran makro narasi. Pada pagi hari 14 April, minyak WTI turun ke 96,56 dolar per barel, minyak Brent turun ke 97,35 dolar per barel, keduanya mencatat level terendah baru dalam beberapa waktu terakhir. Penurunan harga minyak dari posisi tinggi ini sebagian disebabkan oleh meredanya kekhawatiran tentang jalur pelayaran Selat Hormuz setelah gencatan senjata, dan juga mencerminkan kekhawatiran pasar terhadap permintaan global yang dipicu oleh ekspektasi resesi ekonomi. Bagaimanapun, bagi aset kripto, penurunan harga minyak berarti “dorongan energi terhadap inflasi” semakin berkurang urgensinya.

Namun, harapan penurunan suku bunga tidak serta-merta kembali. Meskipun bank-bank AS tetap memprediksi “dua kali penurunan suku bunga dalam tahun ini,” dan CITIC Securities juga memperkirakan Federal Reserve akan menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin dalam tahun ini, para trader umumnya menunda ekspektasi penurunan suku bunga pertama hingga pertengahan 2027. Pernyataan terbuka pejabat Federal Reserve menunjukkan bahwa menjaga inflasi tetap menjadi target utama saat ini, dan kebijakan ke depan akan sangat bergantung pada perkembangan negosiasi Iran-AS, tren harga energi, dan perubahan ekspektasi inflasi. Saat ini, Federal Reserve mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3,50% hingga 3,75%. Dengan kata lain, pasar saat ini berada dalam fase “berita buruk tidak begitu buruk,” di mana titik balik—baik penurunan maupun kenaikan suku bunga—memerlukan sinyal data yang lebih jelas.

Bagi pasar kripto, saat ini sedang berada dalam “periode buffer makro”:

· Sisi positif: penurunan harga minyak meredakan kekhawatiran inflasi, negosiasi Iran-AS mengurangi premi risiko geopolitik, dan aliran masuk ETF institusional terus mendukung pembelian (14 April, ETF Bitcoin AS masuk sebanyak 3.353 BTC, ETF Ethereum masuk sebanyak 29.225 ETH).
· Sisi negatif: tekanan pajak IRS yang akan dilepaskan pada 15 April, ekspektasi penurunan suku bunga yang masih tertunda hingga 2027, indeks dolar yang tetap tinggi menekan aset kripto, dan risiko negosiasi kembali gagal setelah gencatan senjata berakhir pada 22 April.

Kesimpulan: Penilaian pasar saat ini berada di antara “kelonggaran narasi lama” dan “benih narasi baru.” Tahap “kekurangan bahan” ini biasanya disertai volatilitas yang tinggi. Bagi investor, daripada bertaruh pada satu arah saja, lebih baik menggunakan strategi grid “beli rendah jual tinggi” dalam kisaran lebar 68.000–75.000 dolar, menunggu kejelasan makro yang lebih lanjut.
BTC4,93%
ETH8,75%
Lihat Asli
post-image
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan