Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Skandal Daftar Hitam WLFI: Mengupas Peristiwa dan Dampaknya terhadap Pasar
Skandal Daftar Hitam WLFI (World Liberty Financial) muncul sebagai salah satu peristiwa paling kontroversial di pasar kripto tahun 2025–2026. Skandal ini berpusat pada fitur "pintu belakang" tersembunyi dalam kontrak pintar token WLFI yang memungkinkan tim pengembang untuk secara sepihak membekukan atau memblokir dompet pengguna.
Berikut ringkasan apa yang terjadi dan dampaknya terhadap pasar yang lebih luas:
1. Apa yang Terjadi? (Kronologi)
- Penemuan Fitur Daftar Hitam: Pada akhir 2025 dan puncaknya pada April 2026, terungkap bahwa kontrak pintar WLFI memiliki fungsi daftar hitam yang tidak diungkapkan secara transparan kepada investor awal. Fitur ini memberi tim kendali mutlak untuk membekukan aset tanpa pemberitahuan.
- Kasus Justin Sun: Miliarder kripto Justin Sun (pendiri TRON) menjadi "korban" yang paling terkenal. Dompetnya, yang berisi sekitar 545 juta token WLFI (dengan nilai puluhan juta dolar), dibekukan oleh tim WLFI. Tim membenarkan tindakan ini sebagai langkah melawan " pola transfer mencurigakan," sementara Sun menyatakan bahwa transaksi tersebut adalah rutin.
- Pembekuan Massal: Selain Justin Sun, sekitar 272 dompet lain dilaporkan masuk daftar hitam. Sementara tim WLFI membela tindakan ini sebagai langkah keamanan yang diperlukan untuk mengurangi serangan phishing dan kompromi akun, komunitas secara luas menafsirkannya sebagai sentralisasi ekstrem.
2. Dampak terhadap Token WLFI
- Runtuhnya Harga: Berita tentang kendali sepihak ini memicu penjualan panik. Harga WLFI, yang sempat mencapai puncak sekitar $0,46, jatuh secara drastis. Pada April 2026, token diperdagangkan sekitar $0,08 - $0,09, menunjukkan penurunan sekitar 75-80% dari puncaknya.
- Krisis Likuiditas: Karena sebagian besar pasokan dibekukan (atau secara inheren tidak dapat dipindahkan karena sifat awal token yang terikat atau terkunci), likuiditas pasar menghilang, membuat investor sangat sulit untuk keluar dari posisi mereka.
$WLFI
#GateLaunchesPreIPOS #IsraelStrikesIranBTCPlunges #GateSquareAprilPostingChallenge