Perak kemarin turun sebanyak 17% dalam satu hari — ini bukan kali pertama dalam waktu singkat. Harga perak hari ini tetap di bawah tekanan, dan bersamanya emas serta tembaga juga jatuh. Pedagang mengatakan bahwa ini disebabkan oleh likuiditas yang rendah dan posisi spekulatif yang besar, yang hanya mendorong pasar.



Di platform kripto, situasinya bahkan lebih buruk. Di Hyperliquid terjadi penutupan posisi paksa secara massal pada perak tokenisasi — sekitar 17,75 juta dolar, di mana 16,82 juta dolar berasal dari posisi panjang. Ini menunjukkan bagaimana leverage memperkuat penjualan. Pedagang bertaruh pada rebound, tetapi kemudian terjadi lonjakan volatilitas berikutnya, dan semua orang terpaksa keluar dari posisi mereka.

Manajer hedge fund Michael Berry menyebut ini sebagai "lingkaran kematian kolateral" — ketika kolateral kripto jatuh, institusi terpaksa menjual logam tokenisasi untuk menutupi margin. Hasilnya — harga perak semakin jatuh. Menariknya, dalam skenario seperti ini, produk logam menyebabkan kerugian lebih besar daripada Bitcoin itu sendiri. Posisi dan penjualan paksa saat ini lebih penting daripada makroekonomi.

Berita makro juga tidak membantu. Pasar masih membahas nominasi Kevin Warsh sebagai ketua Fed, sementara Presiden Trump menolak ide regulasi moneter yang ketat. Untuk logam mulia, harapan terhadap suku bunga biasanya berpengaruh, tetapi saat ini itu memainkan peran sekunder. Harga perak hari ini lebih dipengaruhi oleh siapa yang memaksa keluar dari posisi, daripada permintaan makroekonomi murni.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan