Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
$BTC Ada seorang teman trader, dulu pernah mengalami margin call, lalu dia bertahan hidup dengan aturan "tidak membuka posisi". Dan sekarang hidupnya jauh lebih stabil daripada sebelumnya.
Dia pernah berkata satu kalimat yang selalu saya ingat: "Salah arah, yang rugi uang; tidak bisa mengendalikan tangan, yang rugi nyawa."
Saat dia sedang dalam kondisi terburuk, dia menutup posisi sebanyak tujuh delapan kali berturut-turut.
Bukan karena arah pasar benar-benar salah, tapi terlalu sering—siang hari memperhatikan Bitcoin, malam hari melihat altcoin, satu hari lebih dari sepuluh kali transaksi tanpa berhenti.
$ETH Padahal seharusnya istirahat, tapi tangan tidak bisa berhenti.
Akhirnya dia merenung dan membuat lima aturan, ditempel di layar komputer.
Masuk posisi harus dicek ulang, jika ada satu aturan yang dilanggar, hari itu jangan trading.
Aturan pertama: Jangan bermain di posisi tengah.
Dia hanya melakukan dua hal—saat mencapai level support atau resistance.
$SIREN Di bagian tengah yang naik turun, dia tidak ikut campur.
"Ingin makan ikan, ya makan kepala dan ekor ikan. Badan ikan banyak duri, gampang tersangkut tenggorokan."
Aturan kedua: Jangan tebak arah pasar.
Kalau mau menangkap pembalikan, boleh, tapi dia menunggu pasar bergerak sendiri.
Sebelum candlestick menembus posisi kunci, semua "menurut saya" hanyalah menipu diri sendiri.
Aturan ketiga: Jangan dengarkan feeling, dengarkan sistem.
Dia bilang yang paling berbahaya bukan pasar yang buruk, tapi "perasaan datang".
Kalau perasaan sudah muncul, orang gampang terbawa suasana, order gampang rugi.
Dia hanya percaya satu hal: Apakah sinyal dari sistem muncul?
Kalau tidak, duduk diam saja.
Aturan keempat: Kalau tidak tahu di mana harus stop loss, jangan buka posisi.
Ini yang paling keras. Kalau sebelum membuka posisi ragu-ragu "stop loss di mana", langsung batalkan.
"Ragu-ragu soal stop loss, berarti sama sekali tidak paham bagaimana cara trading ini. Kalau tidak paham tapi tetap trading, itu bukan trading, itu macet."
Aturan kelima: Hitung-hitungan, jangan trading kalau rugi.
Tugas terakhir yang paling sederhana dan rasional: jika stop loss 5 poin, tapi profit maksimal cuma 3 poin, meskipun peluang bagus, jangan trading.
"Kalau arah sudah benar pun tidak berguna. Hitungan dari awal sudah rugi, kenapa harus merasa bisa menang?"
Kelima aturan ini membantunya menghindari banyak godaan untuk "menggenggam" posisi.
Akhirnya saya tanya dia: Apakah dengan aturan ini dia akan melewatkan banyak peluang?
Dia membaca lagi aturan di layar, lalu berkata:
"Pasar buka setiap hari, peluang selalu ada. Tapi orang yang tidak bisa mengendalikan tangan, tidak akan pernah sampai hari peluang itu datang."
Kalau kamu juga ingin belajar seperti dia, menjaga modal tetap aman dan peluang tidak terlewat, hubungi saya, saya ajarkan langsung!